Suara.com - Publik dihebohkan oleh sebuah pesan berantai melalui aplikasi obrolan berbasis ponsel, WhatsApp, berisi materi pornografi.
Pesan berantai pornografi tersebut ramai diperbincangkan di media-media sosial,sehingga mengkhawatirkan banyak warga.
Pantauan Suara.com, materi pornografi itu berbentuk gambar bergerak alias graphics interchange format (GIF), dan bisa diakses melalui ponsel yang memakai sistem operasional Android maupun iPhone Operating system (IOS).
Untuk diketahui, fitur GIF ini diperkenalkan oleh WhatsApp pada 2016 khusus untuk pengguna aplikasi mereka melalui IOS. Sementara pada Maret 2017, layanan GIF itu bisa diakses pengguna ponsel Android. Fitur ini merupakan kerjasama antara WhatsApp dengan produsen GIF ternama yaitu Giphy.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, telah berkomunikasi dengan Facebook dan WhatsApp serta produsen GIF. Ia meminta mereka menyaring dan menghapus GIF bermateri porno.
"Kami sudah berkomunikasi dengan FB/WA (Facebook/WhatsApp), juga dengan kreator GIF yakni Giphy. Mereka akan menyaring kata-kata kunci tertentu yang merujuk pada pornografi,” kata Rudiantara kepada Suara.com melalui pesan elektronik, Senin (6/11/2017).
Ia mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga menggelar konfrensi pers pada Senin siang ini.
Hingga berita ini diunggah, konferensi pers itu masih berlangsung.
Baca Juga: Skandal Pajak 'Paradise Papers' Seret Nama Prabowo Subianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi