Suara.com - Twitter akhirnya memperluas cakupan karakter di tweet. Kini, pengguna Twitter dapat lebih mengekspresikan dirinya sendiri melalui tweet yang lebih panjang.
Mulai hari ini, pengguna Twitter bisa mencuit hingga 280 karakter. Penambahan karakter tersebut dilakukan setelah Twitter melakukan serangkaian uji coba kepada beberapa penggunanya pada September.
"Kami memperluas batas karakter! Kami ingin Anda lebih mudah dan lebih cepat mengekspresikan diri di Twitter," ujar keterangan resmi Twitter. di akun resminya.
Dengan penambahan ini, Twitter berharap agar pengguna dapat lebih ekspresif dalam menciptakan konten kreatif. Sebab batasan karakter kini menjadi lebih luas.
Dari data Twitter, pengguna dengan batas 280 karakter meraih engagement yang lebih tinggi, mendapat lebih banyak follower, dan menghabiskan lebih banyak waktu di Twitter.
Namun Twitter menjamin bahwa pengalaman berselancar di linimasa tidak akan berubah. Pihak Twitter mengatakan bahwa hanya sebagian kecil yang bercuit hingga 280 karakter.
" Akibatnya, pengalaman Anda di linimasa tidak akan berubah secara signifikan. Anda masih akan melihat orang-orang di linimasa mencuit dengan jumlah cuitan yang kurang lebih sama," tulis mereka.
Sekilas info, batas 140 karakter masih berlaku untuk Twitter berbahasa Jepang, Korea, dan Mandarin. Ketiga bahasa ini dianggap masih sesuai dengan 140 karakter karena sistem penulisan mereka yang unik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan