Suara.com - Anah Syakila, warga Kampung Lebuh RT7/RW1 Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, mengakui merasa tertipu oleh seorang pemuda yang dikenalnya melalui media sosial Facebook, bernama “Rian”.
Syakila menuturkan, dirinya sudah jauh-jauh datang dari Lebak ke Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, untuk menjenguk Rian. Tapi, sesampainya di sana, ia merasa kecewa karena paras dan segala identitas pacarnya itu tak sama seperti yang terpampang di akun Facebook.
“Saya sudah mengenalnya melalui Facebook sejak setahun terakhir. Baru kali ini bertemu. Di FB di mengakui bernama Rian. Kami juga berkomunikasi melalui WhatsApp. Ternyata orangnya sama sekali tak sama seperti di FB,” tukasnya, Kamis (9/11/2017).
Ia mengatakan, memutuskan pergi ke Tulungagung menumpangi kereta api dan tiba di Stasiun Kereta Tulungagung untuk menemui Rian, Senin (6/11) awal pekan ini.
Sebabnya, kata Syakila, Rian mengatakan kepada dirinya melalui WhatsApp tengah sakit dan minta dijenguk.
Sesampainya di stasiun, Syakila diminta Rian menumpangi ojek ke perempatan Cuiri Kauman. Rian berjanji menjemput Syakila di perempatan tersebut.
“Tapi, setelah kami bertemu di perempatan itu, wajahnya tak sama seperti di FB. Rian yang saya kenal di FB orangnya keren dan bekerja kantoran,” tukasnya.
Merasa tertipu, Syakila akhirnya mengadu ke Polsek Pagerwojo. Sebab, Syakila mengakui Rian yang dikenalnya di FB berjanji mengganti ongkosnya ke Tulungagung dan bakal mengongkosinya pulang ke Lebak.
“Setelah kami telusuri, pacarnya yang bernama Rian itu aslinya bernama Sugeng, warga Segawe Jajar Kecantikan. Dia memang tak seganteng di foto FB dan juga tak bekerja kantoran,“ tutur aparat Polsek Pagerwojo Bripka Dani Aristanto.
Baca Juga: Kontroversi Sanksi Mitra Kukar, PSSI: Sudah Tepat
Oleh polisi, Sugeng alias Rian dibawa ke kantor polisi dan diminta pertanggungjawaban atas ongkos pulang Syakila ke Lebak Banten. Sugeng akhirnya menyanggupi memberikan uang untuk ongkos pulang Syakila.
Dani mengatakan, polisi tak menjerat Sugeng dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Tapi, kata Dani, kalau sekali lagi Sugeng melakukan hal serupa, maka akan diproses secara hukum memakai UU tersebut.
“Kami juga sudah mengantar Syakila ke Stasiun Tulungagung, agar dia benar-benar dipastikan selamat menaiki kereta sampai Lebak, Banten,” tandasnya.
Untuk diketahui, kisah ini juga viral di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS
-
63 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 28 Januari: Sikat Gloo Wall Gojo dan Bundle Sukuna
-
Infinix Note Edge 5G vs Redmi Note 15 5G: Duel HP Rp3 Jutaan Paling Panas di Awal 2026!
-
Cara Meningkatkan Budaya di TheoTown agar Kota Lebih Maju dan Warga Bahagia
-
5 HP Murah Redmi dan POCO Memori 256 GB Januari 2026: Cuma Rp1 Jutaan, Chip Kencang
-
Tecno Hadirkan Megabook T14 Air di Indonesia, Laptop AI Ultra-Ringan 999 Gram untuk Mobilitas Tinggi
-
GoTo Perkenalkan Empat Inisiatif Baru untuk Perkuat Kesejahteraan Mitra Driver
-
Ubisoft Lakukan PHK Massal, 6 Proyek Game Besar Dibatalkan
-
7 Rekomendasi HP Memori 512 GB Paling Murah, Storage Lega Tanpa Takut Penuh
-
Xiaomi Pad 8 Kantongi Sertifikasi Komdigi, Harga Xiaomi Pad 7 Makin Murah