Suara.com - Situs penyedia layanan berbagi gambar, Imgur, mengkonfirmasi bahwa situsnya pernah diretas pada 2014. Parahnya lagi, akun Imgur yang diretas, jumlahnya tidak main-main.
Kepada ZDNet, perusahaan tersebut mengatakan bahwa hacker telah mencuri 1,7 juta alamat email dan password. Akun yang dicuri mewakili sebagian kecil dari 150 juta pengguna Imgur aktif setiap bulan.
Imgur mengatakan pelanggaran tersebut tidak termasuk informasi pribadi karena situs tersebut "tidak pernah meminta" nama asli, alamat, atau nomor telepon pengguna.
Kasus peretasan tersebut terungkap, setelah Troy Hunt, yang menjalankan layanan pemberitahuan pelanggaran data "Have I Been Pwned", menerima data curian tersebut. Kemudian, Hunt melaporkannya kepada Imgur.
Sehari kemudian, perusahaan mulai menyetel ulang sandi akun yang terpengaruh, dan menerbitkan pengumuman publik untuk memperingatkan pengguna tentang pelanggaran tersebut.
"Saya mengungkapkan kejadian ini ke Imgur di di tengah liburan Thanksgiving AS. Bahwa mereka bisa segera mengambil ini, melindungi akun yang terkena dampak, memberitahu individu dan menyiapkan pernyataan publik dalam waktu kurang dari 24 jam benar-benar patut dicontoh," kata Hunt.
Kasus ini menambah panjang kasus peretasan terhadap perusahaan teknologi. Tahun ini saja, terungkap kasus peretasan terhadap Disqus, LinkedIn, MySpace, dan Yahoo.
Kepala operasi Imgur Roy Sehgal mengatakan bahwa perusahaan tersebut masih menyelidiki bagaimana informasi akun tersebut disusupi, namun mengatakan bahwa keamanan situs telah meningkat sejak pelanggaran tersebut.
Perusahaan mengatakan telah mengubah hashing passwordnya menjadi bcrypt, pengacak password yang jauh lebih kuat, tahun lalu. [zdnet]
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jennie Temukan Kebebasan dan Rumah Tuk Pulang di Lagu Terbaru, Fallen Angel
-
Kamboja Tutup Markas Penipuan Siber, Tahan Puluhan Ribu Pelaku
-
APBD Terancam! Warga Sulteng Tuntut Pusat Segera Cairkan Dana Tambang
-
BGN Minta Mitra Laporkan Pungli Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis
-
Relung yang Patah: Ketika Melepaskan Menjadi Cara Terakhir untuk Bertahan
-
Purbaya Bingung Kenapa Masyarakat Masih Demo Meski Pertumbuhan Ekonomi Naik
-
261 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Total 2.400 Orang Belum Ketemu
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T