Suara.com - Pakistan ditetapkan tampil sebagai negara pertama di Asia Selatan yang memperkenalkan layanan internet 5G, kata Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) dalam laporan tahunannya.
Menurut sebuah laporan Tribune, negara digital yang berkembang pesat bahkan akan mengalahkan India di masa depan ini dengan memperkenalkan layanan internet paling maju.
Pakistan berencana meluncurkan teknologi 5G pada tahun 2020 dan persiapan mulai menguji konektivitas seluler 5G, yang pertama di Asia Selatan, seperti dikutip dari laporan tahunan untuk 2017.
Jaringan seluler seluler negara tersebut telah menjangkau lebih dari 87 persen populasi, dimana 70 persennya diliput oleh layanan 3G sementara 30 persen dapat mengakses layanan 4G LTE.
Menurut laporan berita tersebut, kabinet federal mengizinkan perusahaan seluler untuk menguji teknologi 5G di Pakistan beberapa bulan lalu di dalam lingkungan peraturan yang ada tanpa membebankan pengguna.
Perusahaan jaringan dan seluler melakukan berbagai uji coba laboratorium dan lapangan untuk mempersiapkan diri meluncurkan teknologi saat siap.
Layanan internet dan broadband menyebar ke setiap sudut negara, mendorong permintaan akan konektivitas internasional dan nasional. Bahkan, bandwidth internet internasional juga meningkat secara reguler.
Keamanan Data dan Infrastruktur Informasi Kritis (CII) juga merupakan isu penting bagi Pakistan karena kepentingan geo-politisnya. Dalam hal ini, PTA sedang menyiapkan pedoman pelaksanaan oleh pemegang izin telekomunikasi. [Al Arabiya]
Baca Juga: Gandeng Intel, Apple Siapkan iPhone 5G
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bocoran Harga Oppo Reno 16 Pro Beredar, Siap Debut Sebentar Lagi
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Mei 2026: Klaim Animasi Eclipse dan M1014 Apocalyptic
-
Hadir dengan Gemini Intelligence, Googlebook Siap Gantikan Laptop Pixel?
-
5 HP Kamera Jernih di Bawah Rp2 Juta, Hasil Foto Fokus dan Memori Besar
-
Netflix Ungkap Film Indonesia Mendunia, Tembus Global Top 10 dan Ciptakan Ribuan Peluang Kreatif
-
Terpopuler: Kumpulan Prompt AI Edit Foto Crayon Style, Update Harga HP Tecno Mei 2026
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o
-
33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda