Suara.com - Kebakaran hutan di negara bagian California, Amerika Serikat, semakin parah. Dalam sebuah video yang diunggah seorang warganet, tampak kebakaran hutan yang sudah merambat ke pemukiman warga.
Seorang pengguna Twitter dengan akun @WLV_investor mengunggah sebuah video yang menggambarkan tragedi kebakaran hutan yang terjadi di pinggir sebuah jalan tol di California.
Video tersebut memperlihatkan kobaran api yang tengah melahap pepohonan di sepanjang jalan tol. Kendati demikian, masih banyak mobil yang berani melintas di jalan tol tersebut.
Dari video, juga tampak langit yang tampak gelap dengan corak kemerahan karena kobran api. Sekilas, video tersebut tampak seperti jalan menuju 'gerbang neraka'.
Video yang ia unggah mendapatkan perhatian luas dari para warganet. Video tersebut telah mendapatkan lebih dari 240 ribu retweet dan 421 ribu likes dari warganet yang sudah melihat.
"Itu menakutkan. Aku baru saja melihatnya dan merasa kaget. Ini seperti replika neraka," kata @DesiresTacos.
"Rekaman itu benar-benar membuatku tercekik. Itu sangat menakutkan," kata @RiverRoadFlip.
"Ini seperti gambaran yang nyata akan neraka," kata @Ninjamama617.
Baca Juga: Video Viral! Guru SMP Pukuli dan Seret Murid Hingga Pingsan
Seperti dilansir dari New York Times, saat kebakaran berkobar di luar kendali di California Selatan, sebuah kebakaran baru terjadi di wilayah Bel-Air, Los Angeles.
Kebakaran hutan meluas sampai ke ujung jalan bebas hambatan 405, jalan raya tersibuk di negara bagian itu yang membawa sekitar 400.000 kendaraan sehari. Saat ini, kendaraan yang melaju harus melalui hujan abu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung