Suara.com - Mesin sensor milik Kementerian Komunikasi dan Informatika segera dioperasikan pada Januari 2018 dan proses serah terima mesin tersebut akan dilakukan pada 29 Desember mendatang, demikian dikatakan oleh Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan.
"Nanti bakal ada pusat kendalinya di lantai 8 kantor Kominfo. Tim pemantau mesin ini ada 58 orang. Perkembangannya sudah 90 persen," ujarnya di Tangerang Selatan, Banten, Senin (18/12/2017).
Untuk cara kerjanya, jelas Semuel, mesin sensor akan melakukan crawling di internet. Sistem crawling tersebut akan memindai konten pada sebuah situs untuk mencari konten negatif.
"Sistem ini juga sudah menggunakan teknologi machine learning. Jadi, mesin ini akan terus melatih dirinya sendiri agar tidak mudah dikelabui," ujarnya.
Ia sendiri membantah bahwa mesin sensor akan menjadi alat pengawasan warga. Pasalnya, teknologi crawling hanya akan mencari konten bukan mengawasi kegiatan masyarakat.
Tak hanya dapat digunakan Kominfo, mesin sensor internet itu juga dapat digunakan oleh lembaga negara lain untuk tindakan penegakan hukum.
"Sistemnya bisa digunakan lembaga dan instansi lain yang punya wewenang di bidangnya, misalnya BNN yang mau cari konten narkoba atau BPPOM untuk mencari makanan terlarang," tutupnya.
Berita Terkait
-
X di Ujung Tanduk: Kemenkominfo Ancam Blokir Jika Tak Buka Kantor di Indonesia
-
Platform X Harus Punya Kantor di Indonesia, Ini Ancaman Menkominfo Budi Arie
-
Lawan Penyebaran Hoaks Pilkada 2024 Lewat Meta dan Google? Ini Penjelasan Kemenkominfo
-
Simak Formasi CPNS Kemenkominfo di Link Berikut Ini
-
Dari Layar Kaca ke Kursi Pejabat: Perjalanan Karier Prabu Revolusi Jadi Dirjen IKP
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat
-
XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi
-
3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek