Suara.com - Penipuan lewat email semakin luas dan kini menyerang pemilik iPhone dan Mac, meskipun Apple telah memperbarui tips yang dapat membantu pengguna melindungi diri dari penipuan phishing.
Jenis penipuan email ini bukanlah hal yang baru, namun, gelombang terbaru ini sangat meyakinkan. Intinya, email tersebut merupakan pesan resmi dari Apple Store dengan informasi tentang langganan bulanan baru.
Dalam satu contoh, yang diterbitkan oleh blog teknologi 9To5Mac, tanda terima App Store yang palsu menggambarkan langganan YouTube Red dengan gratis satu bulan dan biaya 144,99 dolar AS per bulan dan perpanjangan berikutnya.
Cybercriminals menetapkan tingkat berlangganan bulanan yang sangat tinggi untuk mencoba dan memaksa pengguna menekan tautan "Batalkan Langganan" di badan email. Mengeklik tautan tersebut akan mengarahkan pengguna ke laman web baru tempat peretas mencoba meminta kredensial masuk, ID kredit atau kartu debit Apple Anda, dan informasi pribadi lainnya.
Rincian pribadi yang diminta oleh penipu tampaknya bervariasi antara email.
Namun, satu hal yang sangat perlu Anda ketahui, Apple tidak akan pernah meminta informasi pribadi melalui email, termasuk nama gadis Ibu, nomor kartu kredit atau kode CCV.
Meski kampanye scam terbaru ini tidak diragukan lagi merupakan salah satu kecurangan paling meyakinkan yang pernah kita lihat, masih ada petunjuk bahwa ini tidak asli.
Salah satu cara umum untuk melihat apakah sebuah email sah atau tidak adalah dengan mengecek alamat pengirimnya. Jika email tidak berasal dari domain web Apple, kemungkinan itu bukan email yang asli.
Di tempat lain, jika Anda tidak memulai korespondensi, dengan memesan langganan YouTube Red, misalnya, mungkin perlu menjangkau Apple.
Baca Juga: Fitur WhatsApp Ini Bisa Bantu Antisipasi Pesan Scam
Setelah email penipuan terbaru, Apple telah memperbarui sarannya sendiri.
Apple pun memberikan peringatan, jika Anda menerima email tentang pembelian App Store atau iTunes Store dan tidak yakin apakah itu asli, Anda dapat mencari beberapa hal yang dapat membantu memastikan bahwa pesan tersebut berasal dari Apel.
Mulai dari tanda terima pembelian asli, dari pembelian di App Store, iTunes Store, iBooks Store, atau Apple Music, alamat penagihan Anda saat ini, yang mungkin tidak dimiliki penipu. Anda juga dapat meninjau riwayat pembelian App Store, iTunes Store, iBooks Store, atau Apple Music Anda.
Email tentang toko App Store, iTunes Store, iBooks Store atau Apple Music, tidak akan pernah meminta Anda untuk memberikan informasi ini melalui email, seperti Nomor Jaminan Sosial, nama gadis ibu, nomor kartu kredit penuh, atau kode CCV kartu kredit.
Apple juga meminta pengguna untuk meneruskan email bersifat scam ke reportphishing@apple.com.
Jika Anda telah memasukkan data Anda ke dalam halaman web yang diyakini sebagai penipuan, ada baiknya mengganti kata kunci akun Anda. Ubah kata sandi untuk akun online lain yang menggunakan kombinasi alamat email dan kata sandi yang sama juga. [Express]
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement