Suara.com - Komisi I DPR RI mengatakan akan memanggil Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dan para operator seluler untuk membahas dugaan bocornya data masyarakat ketika melakukan registrasi ulang kartu SIM prabayar pada Senin (18/3/2018).
"Kan ini informasinya simpang siur. Kami akan tanyakan kepada mereka seperti apa. Apakah ada kebocoran atau bagaimana laporannya?" kata Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Golkar, Meutya Hafid di DPR, Jakarta, Kamis (15/3/2018).
Selain itu, Komisi I DPR juga akan mengevaluasi kebijakan registrasi ulang kartu prabayar menggunakan Nomor Induk Keluarga dan Kartu Keluarga bagi pelanggan. Pasalnya, Kemenkominfo mengatakan akan melakukan evaluasi berkala atas kebijakan tersebut.
"Ini belum ada (evaluasi), makanya nanti kami panggil untuk diadakan evaluasi ini," ujar Meutya.
Meutya mengatakan, Komisi I DPR telah mendapat laporan dari LSM yang membuka pengaduan bagi pelanggan yang merasa dirugikan atas kebijakan tersebut.
Berdasarkan laporan sejumlah LSM tersebut, terdapat indikasi terjadinya kebocoran data pelanggan.
"Katanya akan dilengkapi hari Senin (data LSM). Jadi sinyal-sinyalnya ini ada kebocoran data. Karena kami terima laporan. Tapi laporannya itu harus kami verifikasi dahulu apakah benar atau tidak," tutur Meutya.
Jika memang terjadi kebocoran data, maka Komisi I akan melihat apakah kebocoran diakibatkan kebijakan registrasi ulang, atau para pelanggan menyimpan datanya di tempat lain.
"Jadi itu akan kita cek nanti," kata Meutya.
Berita Terkait
-
Komdigi: Registrasi Kartu SIM dengan Data Wajah Diterapkan Bertahap
-
Rudiantara Ungkap Kasus Fraud eFishery dan Investree Buat Pendanaan Startup RI Anjlok
-
Rudiantara Sentil OJK Soal Aturan 'Saklek' Pinjol: Jangan Terlalu Kencang, Nanti Mati!
-
Dua 'Menkominfo' Kerja Sama Kembangkan Ekosistem Startup Indonesia
-
Gonta-ganti Menteri Kominfo, Adakah yang Ahli di Bidang IT?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
4 HP Motorola RAM 8 GB dan Baterai Awet Seharian, Termurah Mulai Rp2 Jutaan
-
21 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 Mei 2026: Bocoran TOTS Rilis, Sikat Icon Marco Van Basten
-
Telkomsel Catat Laba Rp19,7 Triliun di 2025, Fokus Perkuat AI dan Ekosistem Digital Indonesia
-
29 Kode Redeem FF Terbaru 21 Mei 2026: Sikat Habis M82B Golden dan Skin Katana Keren
-
Daftar Harga HP Infinix Seri Note Terbaru 2026, Midrange Spek Kencang
-
ITSEC Asia Perkuat Keamanan Siber dan AI Indonesia, Talenta Muda 14 Tahun Jadi Sorotan
-
Terpopuler: 5 HP Snapdragon Kencang di Bawah Rp2 Juta, Laptop Ultra-Tipis Lenovo
-
HP Murah Infinix Hot 70 Siap ke Indonesia: Usung Memori Lega 256 GB, Bodi Unik
-
Nomor HP Akan Terintegrasi dengan Akun Media Sosial, Ini Respons XLSmart
-
Harga Setara HP Flagship, Kacamata Gaming ROG Xreal R1 Tawarkan Layar Virtual 171 Inci