Suara.com - Alibaba Cloud secara resmi hadir di Indonesia dan menyatakan siap mengikuti semua regulasi yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Keberadaannya pun sebagai salah satu keikutsertaan perusahaan dalam mewujudkan 1.000 startup pada tahun 20202 di Tanah Air.
"Indonesia sebagai salah satu pasar potensial yang didukung dengan banyaknya jumlah penduduk dan meningkatnya penertrasi penggunaan internet menjadi beberapa alasan kami hadir disini. Kami pun siap mengikuti semua aturan yang dikeluarkan pemerintah Indonesia," ujar Head of Alibaba Cloud ASEAn & NZ, Raymond Ma saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (15/3/2018).
Pusat data yang dimiliki perusahaan berbasis di Cina ini menawarkan produk dan layanan awan (cloud), seperti layanan database, jaringan keamanan, yang dijamin bertingkat tinggi.
"Saya jamin tingkat keamanan data kami tinggi karena buat kami kepentingan pelanggan nomor satu dan kami tidak pernah menyentuh data milik pelanggan," katanya.
Dia pun paham teknologi komputasi awan bukan merupakan hal baru di Indonesia, untuk itu selain mengedepankan sektor keamanan data, Alibaba Cloud juga akan mendekatkan diri ke konsumen.
"Untuk lebih dekat dengan konsumen kami menyediakan layanan dalam bahasa Indonesia dan kami menggabungkan antara keahlian dan solusi untuk membantu perkembangan UMKM, pemerintah dan berbagai perusahaan di Indonesia," ucap Raymond.
Melalui rencana tersebut, Alibaba berniat membawa Alibaba Cloud Certified Professional (profesional Alibaba Cloud bersertifikat) untuk memberi latihan pada 300 peserta, sekaligus memberikan sertifikasi kepada 100 orang ahli di bidang cloud Indonesia.
Program ini memberikan pembekalan seputar komputasi awan, big data dan keamanan.
Hingga saat ini, Alibaba Cloud telah memiliki lebih dari 42 zona data center di 18 pusat ekonomi dunia.
Lokasi-lokasinya berada di Cina, Hongkong, Singapura, Malaysia, India, Jepang, Australia, kawasan Timur Tengah, Amerika Serikat, Eropa dan juga Indonesia.
Baca Juga: Kunci Sukses Jack Ma, Pendiri Alibaba
Untuk di Indonesia sendiri, Alibaba Cloud telah memiliki beberapa klien yang telah menggunakan layanannya, seperti Tokopedia GTech Digital Asia, Dwidaya Tour dan Yogrt.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
GoRide Hemat Siap Dihapus Gojek, Ini Alasan GoTo Hentikan Skema Langganan Driver
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
-
Samsung Galaxy A27 dan Galaxy M47 Kompak Pakai Snapdragon, Tradisi Exynos Hilang?
-
Virtuos Tertarik Hadirkan Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 di Nintendo Switch
-
Asus Rilis Pesaing MacBook Neo dan Lini Laptop Gaming, Tawarkan Layar Lebih Baik
-
5 HP Android dengan Fitur Video Sinematik Alternatif iPhone: Resolusi Tinggi, Bokeh Rapi