Suara.com - Informasi pribadi dan data pribadi lebih dari 50 juta akun Facebook diduga digunakan untuk mempengaruhi opini dalam pemilihan oleh firma data Cambridge Analytica. Sebuah berita investigasi dari Channel 4 terhadap sebuah perusahaan, yang bekerja pada kampanye kepresidenan Donald Trump dan kampanye Cuti menjelang referendum UE, menemukan penggunaan data pribadi untuk mempengaruhi pemilih.
Whistleblower Chris Wylie, mantan direktur penelitian di perusahaan yang berbasis di Inggris, mengatakan kepada Channel 4 News, apa yang disebut pengambilan data telah dilakukan pada lebih dari 50 juta profil pada tahun 2014. Pengawas data, Kantor Komisi Informasi (ICO), mengajukan permohonan surat perintah untuk mencari komputer dan server yang digunakan oleh Cambridge Analytica (CA) di tengah kekhawatiran tentang aktivitas perusahaan.
Jika khawatir jika data pribadi Anda mungkin menjadi salah satu yang tersebar ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memastikan agar lebih terlindungi.
Fitur yang memungkinkan CA mengakses data pribadi pada tahun 2014 kini sudah tidak ada lagi. Sebelum 2016, aplikasi Facebook meminta izin untuk mengakses data Anda sendiri dan juga data teman Facebook Anda.
Itu memungkinkan situs mengakses informasi tentang seseorang yang mendaftar ke aplikasi tertentu, misalnya kuis kepribadian dan dalam proses mendapatkan informasi tentang semua teman mereka. Setara dengan ratusan ribu orang di seluruh situs yang memiliki data pribadi mereka diakses tanpa izin mereka.
Facebook sekarang mengumpulkan informasi dari pengguna yang langsung mendaftar ke aplikasi tertentu. Tetapi ini berarti, situs dan analis data yang menggunakannya, masih dapat memanen sejumlah besar data dari akun Anda sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng
-
Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium
-
Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon
-
Turnamen Domino Nasional HGI Digelar di Jakarta, 1.500 Peserta Berebut Hadiah Rp200 Juta
-
Terpopuler: 4 Portable Power Station untuk Hadapi Mati Listrik, HP Xiaomi yang Terbukti Laris
-
Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya
-
Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru
-
4 Adaptor Fast Charging yang Awet dan Tak Bikin HP Panas
-
5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol
-
ASUS ExpertBook P1 PM1403, Laptop Bisnis dengan Berat Hanya 1,4kg!