Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informasi terus mempercepat pemasangan kabel optik di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.
"Kami menargetkan tahun 2019 seluruh wilayah di Papua dan Papua Barat sudah bisa menikmati internet berkecepatan tinggi," kata Menteri Kominfo Rudiantara di Manokwari, Jumat (6/4/2018).
Ia menyebutkan, secara keseluruhan ada lebih dari 500 kabupaten di Indonesia yang akan didorong untuk menikmati jaringan kabel optik. Terbanyak di wilayah Papua dan Papua Barat.
"Di Papua dan Papua Barat ada 30 kabupaten, daerah-daerah itu sebelumnya sama sekali tidak mendapat jaringan. Melalui program ini semua akan menerima dan masyarakat bisa menikmati jaringan internet kecepatan tinggi," kata dia lagi.
Menurutnya, 30 daerah di dua provinsi ini akan di hubungan dengan 11 daerah existing. Secara keseluruhan pemasangan kabel optik di dua provinsi paling timur tersebut meliputi 40 daerah lebih.
Pihaknya menargetkan, pemasangan infrastruktur jaringan telelokomunikasi ini tuntas pada akhir tahun 2018. Sehingga pada tahun 2019 seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat bisa menikmati internet berkecepatan tinggi.
"Termasuk di daerah pegunungan, pedalaman dan pesisir," kata Rudi saat meninjau pemasangan kabel optik didampingi Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.
Menurutnya, kecepatan internet jaringan kabel optik ini akan disesuai dengan permintaan mengacu pada jumlah penduduk.
Melalui program ini, lanjut Rudi, Presiden Joko Widodo menginginkan kecepatan internet di seluruh wilayah Indonesia sama. Begitu pula tentang tarif yang diberlakukan setiap operator.
"Jangan ada kesenjangan, semua daerah harus satu harga, satu kualitas yang sama agar masyarakat tidak lagi membeda-bedakan antara Jawa dan Papua atau dengan daerah lain," sebutnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga
-
300 Kendaraan Dinas Pemprov Papua Senilai Rp34 Miliar Hilang, KPK Turun Tangan
-
Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar
-
Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat
-
4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran
-
PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif
-
Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar
-
QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong
-
Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!
-
Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya