Suara.com - Proses nomor yang belum melakukan registrasi ulang kartu prabayar terus berjalan secara bertahap. Telkomsel sebagai salah satu provider yang akan bertindak tegas bagi pelanggan yang melanggar ketentuan berlaku, bahkan yang mengakal-akali proses registrasi.
Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati mengatakan, pihaknya tidak ragu memblokir nomor-nomor yang menyalahgunakan identitas saat proses registrasi prabayar.
Ditemui usai acara pembukaan The NextDev 2018 di Jakarta, Senin (16/4/2018), pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memantau penyalahgunaan nomor.
"Dukcapil laporan ke kita, langsung diblokir nomor yang bermasalah itu. Intinya, ada penyalahgunaan identitas pasti kita blok," katanya.
Sebagaimana diketahui, dalam Rapat bersama Komisi Satu, Senin (9/4/2018), Dukcapil sempat menemukan nomor induk kependudukan (NIK) yang digunakan banyak nomor.
Adita melanjutkan, pihaknya tidak bisa mendeteksi nomor yang menggunakan data kependudukan yang digunakan banyak nomor. Sebab, operator hanya menyediakan layanan registrasi, sementara proses validasi data ditangani oleh Dukcapil.
Walaupun masih meninggalkan banyak catatan, Adita mengatakan bahwa proses registrasi prabayar sejatinya dapat membawa dampak positif bagi industri telekomunikasi Indonesia
"Registrasi tampaknya positif bagi industri. Jadinya, konsumen lebih terlindungi karena proses ini kan mengurangi spam yang selama ini beredar," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif