Suara.com - Sebatang pohon banyan berusia 700 tahun di Mahbubnagar, India, yang cabang-cabangnya menyebar seluas 1,2 hektare terpaksa dipasangi berbotol-botol infus karena sekarat diserang rayap.
Pohon banyan (Ficus benghalensis) dikenal sebagai pohon nasional India dan dianggap sebagai tumbuhan suci dalam tradisi Hindu.
Adapun pohon banyan yang diklaim sebagai yang tertua kedua di dunia itu, merupakan salah satu objek wisata terkenal di Mahbubnagar. Masalah pada pohon itu diketahui ketika salah satu cabangnya rontok karena digerogoti rayap.
Alhasil pemerintah lokal, didukung oleh departemen kehutanan setempat menutup sementara objek wisata dan mulai memasang berbotol-botol infus berisi pestisida untuk mengusir rayap dari pohon uzur tersebut.
"Cabang pohon yang menopang akar mulai dipenuhi oleh rayap," lapor petugas hutan bernama Chukka Gangi Reddy, seperti yang diwartakan oleh Hindustan Times pekan ini.
"Ada banyak dahan pohon yang menggelayut karena digunakan sebagai ayunan oleh para turis," imbuh dia.
Adapun pestisida yang digunakan bernama klorpirifos. Senyawa kimia itu disiram di parit yang telah dibuat di sekitar pohon dan di dalam lubang yang dibuat di bagian batang pohon yang terserang rayap.
"Kami mendapat ide untuk menyuntikkan pestisida yang telah dicairkan ke dalam pohon melalui infus. Kami pikir dengan cara meneteskannya ke bagian yang terkena rayap dapat membantu," tambah Reddy.
Cabang-cabang pohon tersebut menyerap larutan dalam 10 hingga 14 jam. Mereka menggantungkan botol-botol infus itu dengan jarak 2 meter pada setiap cabang.
Kini pohon itu sudah semakin sehat. Mereka berencana untuk membuka obyek wisata ini kembali setelah berdiskusi dengan pemerintah, tetapi kali ini wisatawan hanya dapat melihatnya dari balik barikade.
Sementara itu, Institut Teknologi Kimia India menyarankan agar seluruh area yang ditutupi oleh pohon diberikan pestisida karena permasalahan awalnya berasal dari akar dan memburuk karena kurangnya kebersihan dan perusakan yang dilakukan oleh wisatawan. (
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Menarik Rencana Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus Raksasa di Indonesia, Target 2028 Rampung
-
Matcha Kemasan Infus Viral, Menarik tapi Picu Dilema Etik Keamanan Pangan
-
4 Fakta Buba Tea Bali yang Viral Jual Matcha Infus, Harga Mulai Rp190 Ribu
-
Daftar Harga Menu Buba Tea Bali: Viral Jual Matcha Kemasan Infus
-
Apa Itu Infus D5? Viral Kemasannya Diduga Dipakai Jual Matcha di Bali
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 April 2026: Klaim OVR 119 Gratis, F2P Pasti Full Senyum
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 27 April 2026: Ada SG2 Rapper Underworld, Senjata Legendaris
-
5 Rekomendasi Tripod HP Murah tapi Bagus dan Kokoh, Anti Goyang saat Ngonten
-
Game Sepak Bola Mobile Total Football VNG Mulai Masuk ke Ranah Esports Regional
-
Performa Kamera Ungguli iPhone 16 Pro Max, Ini 3 Fitur Menarik Motorola Signature
-
Spesifikasi Oppo Pad 5 Pro: Andalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan Layar 144 Hz
-
7 Rekomendasi AC Inverter 1/2 PK Terbaik, Hemat Listrik dan Dingin Maksimal
-
6 Rekomendasi Tablet Murah Terbaru April 2026: Layar Luas, Cocok Buat Streaming Film
-
Serial TV Far Cry Panen Kritik Pedas, Ternyata Ini Biang Keroknya
-
Panduan Lengkap Cara Melacak Lokasi HP yang Hilang Lewat Gmail, Tak Perlu Panik