Suara.com - Minum matcha dalam kemasan infus? Hal unik ini mendadak viral di media sosial setelah beberapa netizen mempertanyakan kehigienisannya.
Buba Tea Bali yang ada di Jalan Raya Semat No. 7, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali, ini sontak menjadi perhatian warganet dengan konsepnya yang unik, yakni sajian minuman matcha dalam kemasan infus.
Belakangan beredar pendapat pro dan kontra tentang minuman Matcha dalam infus ini. Berikut beberapa fakta tentang Buba Tea Bali yang jual Matcha pakai kemasan infus.
1. Menawarkan Matcha dalam Konsep Unik: Kemasan Kantong Infus
Buba Tea di Canggu yang berlokasi di Bali ini menawarkan matcha dalam kantong infus besar (sekitar 1 liter) yang unik, bisa disedot langsung atau dituangkan, dengan suasana kafe bernuansa Jepang.
Konsep minuman menggunakan infus ini kabarnya terinspirasi dari kisah aktris Hollywood Cameron Diaz. Menurut cerita yang beredar, salah satu teman dari pemilik kafe Buba Tea Bali pernah ikut casting dengan Cameron.
Ia menyebut aktris asal Amerika Serikat itu kebingungan saat tempat minum yang selalu dibawanya tertinggal saat sedang syuting.
Mengetahui kebiasaan sang aktris yang sangat menjaga kebersihan itu, kru produksi pun berinisiatif memberinya cairan minum menggunakan alat infus. Kebetulan lokasi syuting berada di rumah sakit.
2. Pengalaman yang Berbeda
Baca Juga: Viral karena Dihujat, Patung Macan Putih Kediri Kini Jadi Magnet Wisata Dadakan!
Pengunjung merasakan pengalaman minum minuman dalam kemasan unik, seru, dan porsinya banyak, dengan rasa matcha latte yang enak.
Terdapat 2 pilihan menu yang bisa dipilih pengunjung, yakni coffee dan matcha latte. Menu ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp190 ribu.
Walaupun terdengar cukup mahal, sebenarnya takaran minuman ini bisa untuk 2-3 orang dengan beberapa kali isi ulang atau sekitar 950 mL.
Kemasan yang digunakan ini memang unik dan menarik. Namun, hal ini juga memunculkan kontroversi.
3. Kemasan yang Menimbulkan Kontroversi
Kemasan infus yang dipakai di Buba Tea Canggu ini memiliki label 'D5 Dextrose monohydrate' dan merek 'Otsuka'. Hal ini sontak memicu kekhawatiran warganet tentang keaslian dan keamanannya untuk makanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
-
4 Zodiak yang Mudah Meraih Kesuksesan Dalam Karier dan Punya Jiwa Pemimpin Kuat
-
Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova
-
3 Zodiak yang Diprediksi Kehidupannya Lebih Baik dan Sukses Mulai Hari Ini 24 Mei 2026
-
Moisturizer Apa yang Bagus untuk Wajah Kusam? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret
-
5 Parfum HMNS Terlaris di Shopee yang Wangi Tahan Lama dan Harganya
-
Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN
-
Pesona Desa Wisata Krebet Bantul: Surga Tersembunyi yang Cocok Jadi Destinasi Touring Akhir Pekan
-
Nilai TKA SD dan SMP Maksimalnya Berapa? Ini Cara Baca Hasilnya
-
Berapa Durasi Film Pesta Babi yang Tayang Gratis di YouTube?