Suara.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengatakan perekonomian Indonesia dapat terbantu dengan mengembangkan ekosistem paten sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Dalam penelitian yang dilakukan Indef bersama Qualcomm ditemukan bahwa setiap kenaikan 10 persen paten teknologi dapat berkontribusi dengan pertumbuhan PDB sebesar 2.34 persen.
"Sementara peningkatan yang sama untuk investasi hanya berkontribusi sebesar 1.87 persen," kata Berly Martawardaya, Indef Program Director di Jakarta, Selasa (8/5/2018).
Berly menjelaskan, angka tersebut didapatkan dari pengukuran terbaru yang memperhitungkan peran inovasi dalam perekonomian. Pengukukuran tersebut mengombinasikan respons pasar modal terhadap nilai paten.
Ia pun juga menyayangkan rendahnya pengajuan paten di bidang teknologi di Indonesia. Dari data Kementerian Hukum dan HAM, permohonan paten di bidang teknologi hanya berkisar 14 persen
"Kita tidak boleh hanya bersandar ke SDA. Kita sudah ketinggalan dari negara tetangga," tambahnya.
Untuk itu, ia merekomendasikan agar pemerintah dapat meningkatkan budget di bidang riset. Tak lupa, ia meminta kepada Kemenkumham untuk menyederhanakan proses pengajuan paten.
Di tempat yang sama, Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST) dan Rahasia Dagang, Kemenkumham Dede Mia Yusanti, mengatakan pihaknya terus berusaha agar paten di bidang teknologi terus meningkat.
"Hal yang kami lakukan di direktorat HKI, semua peningkatan pelayanan masyarakat kini berbasis IT. Sekarang lebih cepat, ada pula sistem barcode," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Samsung Kembangkan HP Layar Gulung, Bisa Jadi Pengganti Galaxy Z Fold?
-
Kemenkum Genjot Pendaftaran Paten, UMKM Jadi Target Utama
-
Paten HP Lipat Samsung Beredar, Bawa Model Futuristik Begini
-
Samsung Ajukan Paten HP Baru, Layar Bisa Dilipat 360 Derajat
-
Yamaha Siapkan Kejutan di 2025, Motor Berdesain Sporty Jadi Kode
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
HP Midrange Murah Terlaris Q1 2026, Ini 5 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A17 5G
-
4 HP dengan Kamera Belakang 50 MP Termurah Juni 2026, Hasil Foto Tajam
-
4 HP RAM 12 GB Termurah dengan Kamera OIS, Dilengkapi Jaringan 5G dan Baterai Badak
-
Xiaomi Power Bank 20.000 mAh 2026 Tawarkan Fast Charging, Isi iPhone dengan Cepat
-
5 HP Baru 2026 Siap Usung Baterai 10.000 mAh: Ada Ponsel Midrange Redmi dan Oppo
-
Game Klasik Legendaris Trilogi Hitman Dapatkan Remaster, Apa Saja Fiturnya?
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 7 Juni 2026: Ada Skin SG2 Golden dan Football Bundle Gratis
-
Game FIFA World Cup Launch Edition Ada di Netflix: Terhubung Smart TV, Kontrol Lewat HP
-
HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
-
Lebih Murah dari Model FE, Vivo V70 Lite Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo