Suara.com - Sebuah desa di Cina dilaporkan menyembah meteorit setelah jatuh ke Bumi. Diketahui, ada dua meteorit yang dilaporkan jatuh dari langit, tetapi hanya satu yang menerjang atap rumah sebuah keluarga.
Meteorit kemudian ditempatkan di altar dan disembah oleh penduduk desa. Bahkan, mereka melakukan sebuah ritual unik, membuang uang di atasnya dan membakar dupa di dekatnya untuk keberuntungan.
Meteor, yang dikenal sebagai bolide atau superbolide tergantung pada tingkat kecerahannya, terlihat oleh penduduk di Prefektur Otonomi Xishuangbanna Dai di Provinsi Yunnan Cina barat daya. Video dari fenomena astronomi, menunjukkan meteorit bersinar terang di langit malam sementara dengan cepat turun ke Bumi.
Para pejabat Cina mengatakan, mereka sedang mencari jangkauan pencari meteorit dan sejauh ini hanya berhasil menemukan empat dari sekitar enam bagian benda dari langit itu, yang mereka sebut 'segar' dan mengandung 'nilai penelitian yang tinggi'. Dua benda masih belum diketahui keberadaannya, tetapi semua meteorit itu diperkirakan akan disita oleh pihak berwenang untuk tujuan penelitian.
Para pejabat mengatakan, mereka sangat ingin mendapatkan meteorit itu karena mereka gagal menemukan jejak fisik dari superbolide yang meledak di atas barat daya Cina tahun lalu. Meteorit yang meledak itu digambarkan oleh NASA sebagai 'bola api' dengan energi setara dengan 540 ton TNT yang menerangi langit malam di kota Shangri-La, juga di Provinsi Yunnan pada bulan Oktober lalu. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan