Suara.com - Sekelompok ilmuwan berhasil menemukan 12 bulan baru dari Planet Jupiter. Penemuan ini membuat Jupiter kini memiliki 79 bulan atau yang terbanyak di tata surya.
12 bulan baru itu ditemukan oleh sebuah tim dari Carnegie Institution for Science yang dipimpin oleh Scott S. Sheppard.
Para ilmuwan menemukan 12 bulan tersebut mengunakan teleskop Victor M. Blanco yang terletak di Chili. Teleskop tersebut sudah dilengkapi dengan kamera dengan resolusi 520 megapiksel.
Sembilan bulan diantaranya terletak di area terjauh yang dinamakan Retrogade. Sembilan bulan tersebut memerlukan waktu sekitar dua tahun untuk mengorbit Planet Jupiter.
Dua bulan lain berada di area lebih dekat dengan Jupiter dinamakan Prograde. Kedua bulan yang baru ditemukan ini membutuhkan waktu kurang dari setahun untuk mengelilingi Jupiter.
Sementara, satu bulan terakhir memiliki perilaku yang aneh, bernama Valetudo. Sebab, bulan bernama Valetudo itu mengorbit ke arah yang berbeda dengan bulan-bulan planet Jupiter lainnya. Alhasil, Valetudo kemungkinan akan menabrak dengan bulan lainnya.
"Ini situasi yang tidak stabil. Sebuah tabrakan akan menghancurkan bulan dan membuatnya menjadi debu," kata Sheppard.
Sebagai informasi, Sheppard bersama tim awalnya ingin mencari tanda-tanda dari Planet Sembilan pada Maret 2017. Di sela pengamatan, mereka malah menemukan 12 bulan baru Planet Jupiter.
"Jupiter secara kebetulan berada di lokasi yang sama di mana kami mencari objek tata surya yang sangat jauh. Jadi, kami secara kebetulan dapat mencari bulan baru di sekitar Planet Jupiter sementara pada saat yang sama mencari planet di pinggiran Matahari kita, "kata Sheppard. [Eurekalert]
Baca Juga: Gambar Jupiter NASA Mirip Lukisan Van Gogh?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
Terkini
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia
-
8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik