Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berambisi memblokir semua konten yang mengandung unsur-unsur pornografi yang tersedia di jaringan internet nasional. Pemblokiran akan dilakukan per tanggal 10 Agustus 2018.
Menurut Menkominfo, Rudiantara, pemblokiran tersebut dilakukan dengan penerapan mode aman atau safe mode pada mesin pencari.
"Di Google Amerika Serikat, ada fitur safe search. Kalau diaktifkan tidak bisa mengakses ke situs berbau pornografi dan saudara-saudaranya. Jadi ini nanti maksimal 10 Agustus di Indonesia juga tidak akan bisa lagi," kata Rudiantara di Hotel Sultan, Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (8/8/2018).
Rudiantara menegaskan, pihaknya perlu melakukan tindakan pemblokiran pada konten-konten pornografi mengingat dampak buruk yang diakibatkannya bisa merusak mental masyatarakat, terutama generasi muda.
"Ini baru soal kaitan pornografi, karena kita harus melindungi anak-anak kita. Saya mohon maaf kalau untuk penikmat (pornografi), ini untuk melindungi anak bangsa," tutur Rudiantara.
Selain melakukan pemblokiran terhadap konten pornografi, Kemenkominfo juga melakukan pendekatan edukatif dengan cara meningkatkan literasi penggunaan media sosial.
"Dengan demikian, pemblokiran konten terkait pornorgrafi dapat dilakukan secara maksimal," ujar Rudiantara.
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Terbongkar dari Tato! Polisi Tetapkan Pria Lawan Main Lisa Mariana Tersangka Kasus Video Porno
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Benarkah Video Syur Lisa Mariana Direkam Saat Sadar? Begini Pengakuannya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan