- WhatsApp resmi memperkenalkan fitur Riwayat Pesan Grup untuk memudahkan anggota baru melihat 25 hingga 100 pesan terakhir.
- Fitur ini tetap menjaga privasi percakapan karena semua pesan yang dibagikan terenkripsi secara *end-to-end*.
- Pengiriman riwayat bersifat opsional, diaktifkan admin, dan memberikan notifikasi kepada seluruh anggota grup.
Suara.com - WhatsApp kembali menghadirkan inovasi untuk obrolan grup. Platform perpesanan milik Meta ini resmi memperkenalkan fitur Riwayat Pesan Grup.
Fitur ini merupakan solusi baru yang memungkinkan anggota baru langsung mengikuti percakapan tanpa harus meminta tangkapan layar atau pesan yang diteruskan satu per satu.
Fitur ini disebut sebagai salah satu yang paling banyak diminta pengguna, sekaligus memperkuat posisi WhatsApp dalam inovasi perpesanan grup lintas perangkat.
Lewat fitur Riwayat Pesan Grup, admin maupun anggota grup kini dapat memilih untuk mengirimkan pesan-pesan terbaru kepada anggota yang baru ditambahkan.
Saat seseorang bergabung, akan muncul opsi untuk membagikan 25 hingga maksimal 100 pesan terakhir agar ia dapat memahami konteks percakapan dengan cepat.
“Kami sangat antusias memperkenalkan Riwayat Pesan Grup, fitur yang membuat obrolan grup jadi lebih menyenangkan tanpa interupsi,” tulis WhatsApp dalam keterangan resminya, Senin (23/2/2026).
WhatsApp menambahkan bahwa fitur ini dirancang agar percakapan tetap mengalir tanpa perlu cara manual seperti screenshot atau forward pesan yang sering kali mengganggu alur diskusi.
Tetap End-to-End Encryption, Lebih Privat
Meski menghadirkan kemudahan berbagi riwayat percakapan, WhatsApp menegaskan bahwa aspek keamanan tetap menjadi prioritas.
Baca Juga: Bocoran Samsung One UI 9, Hadirkan Fitur Ask AI Berbasis Android 17
“Seperti semua pesan pribadi lainnya, Riwayat Pesan Grup tetap terenkripsi secara end-to-end. Ini memberi Anda cara yang lebih cepat dan lebih privat untuk menjaga percakapan tetap mengalir, tanpa perlu lagi tangkapan layar atau meneruskan pesan yang tidak perlu,” jelas perusahaan.
Artinya, hanya anggota grup yang bisa melihat isi pesan, termasuk riwayat yang dibagikan ke anggota baru.
Fitur ini bersifat opsional. Pengiriman riwayat pesan harus dilakukan secara aktif, dan admin grup memiliki wewenang untuk menonaktifkan pengaturan tersebut jika dianggap tidak diperlukan.
Selain itu, WhatsApp juga menekankan aspek transparansi. Setiap kali riwayat pesan dibagikan:
- Seluruh anggota grup akan menerima notifikasi
- Pesan riwayat ditampilkan dengan cap waktu asli
- Nama pengirim tetap terlihat jelas
- Tampilan visualnya dibedakan dari pesan biasa
- Dengan sistem ini, tidak ada pesan yang dibagikan secara diam-diam.
- Diluncurkan Bertahap Secara Global
WhatsApp menyebut fitur Riwayat Pesan Grup mulai digulirkan secara bertahap ke pengguna di berbagai negara.
“Kami sudah mulai meluncurkan Riwayat Pesan Grup secara bertahap dan berharap bisa terus menetapkan standar untuk pengalaman obrolan grup yang privat di WhatsApp,” tutup WhatsApp.
Berita Terkait
-
Bocoran Tampilan dan Fitur Android 17, Desain 'Liquid Glass' Mirip iOS
-
WhatsApp Kena Spam? Ini Cara Blokir dan Laporkan Penipu Agar Akun Aman
-
Update WhatsApp Terbaru, Pengguna Harus Bayar Langganan Agar Bebas Iklan?
-
Memori HP Penuh Gara-Gara WhatsApp? Ini Tips Bersihkan Sampah Media Tanpa Hapus Chat Penting
-
Memori HP Cepat Penuh? Ini Cara Setting WhatsApp agar Tidak Otomatis Simpan Foto dan Video
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Epson Perkuat Dominasi di Industri Tekstil Digital Lewat Printer Dye-Sublimation Generasi Terbaru
-
Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600
-
Oppo Reno16 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp7 Jutaan dan Banjir Promo
-
4 Pilihan HP POCO Rp1 Jutaan Terbaik: NFC, Memori Besar hingga Layar AMOLED
-
Strava Kena PPN 11 Persen di Indonesia? Ini Penjelasan Resmi yang Perlu Diketahui Pengguna
-
Viral Video Petani Tuban Terbang Pakai Drone, Memangnya Drone Bisa Angkat Manusia?
-
Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Murah untuk Gen Z dengan Internet Tanpa WiFi
-
4 HP Vivo Terbaru Ini Punya Baterai Raksasa hingga 8100 mAh, Layar Super Terang
-
2 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta Terbaik
-
Asus ExpertBook PM5 G2 Rilis di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan AMD Ryzen AI dan RAM hingga 64GB