Suara.com - Gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengundang rasa simpati banyak pihak, termasuk dari tokoh-tokoh penting negara. Salah satunya Gubernur terpilih Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang mengajak netizen menggalang donasi lewat platform kitabisa.com.
Lewat unggahan Ridwan Kamil pada 8 Agustus lalu, terlihat jumlah donasi sudah mencapai Rp 361,8 juta dalam dua har,i dengan jumlah target Rp 1 miliar.
Dari 2.579 nama yang terlihat dalam postingan ini, seorang donatur, Andre Shakila menyumbang sebesar Rp 10.000. Ia bersekolah di sebuah sekolah dasar dan membuat tulisan menyentuh hati, berbunyi, "Maaf, cuma kasih seginih doang soalnya umur aku masih 13 tahun."
Jumlah donasi dan tulisan Andre Shakila ini sontak mencuri perhatian warganet di berbagai platform media sosial. Unggahan Ridwal Kamil di Facebooknya ini telah disukai lebih dari 3.900 kali.
"Umur 13 tahun udah tau arti kedermawanan. Dermawan bukan berarti kaya harta tapi kaya hati. Salut buat adik Andre, dan buat Lombok, kamu nggak sendirian. Jutaan tangan mengangkat ke langit mendoakanmu," tulis Muhammad Arko Imtyas.
"Good job. 1 miliar nggak akan bisa disebut 1 miliar kalau kurang 10 ribu," tambah Nathaniel Bramantyo.
"Pertahankan ya dek, semoga rezeki adek dilancarkan oleh Allah. Aamiin," tambah Hana.
Rupanya ibu Andre Shakila melihat postingan Ridwan Kamil di Instagram dan mengaku baru mengetahui kalau anaknya mendonasikan uang untuk ongkos pulang sekolahnya secara diam-diam.
"Terharu saya, bapak @ridwankamil, saya orang tua dari @andreshakila, saya baru tau kalau dia diam-diam kirim donasi pakai gopay dia yang selama ini dipakai dia untuk pulang sekolah," tulis pemilik akun indry_shakila
Baca Juga: Kementerian Keuangan Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh 51 Persen
Komentar ibu Andre Shakila ini langsung dibalas oleh Ridwan Kamil:
"@indry_shakila salam ke Andre ya. Kapan-kapan kita ketemuan. Anak hebat dari orang tua yang hebat," tulis Ridwan Kamil dalam balasan di akun Instagramnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura
-
Senyum Terakhir di KMP Mutiara Sentosa 2: Rencana Pernikahan Sari yang Kandas di Laut Sapudi