Suara.com - Pada Juli lalu, tim astronom telah menemukan 12 Bulan yang belum diketahui di planet Jupiter dan membuatnya memiliki satelit alami sebanyak 79 Bulan. Lalu mengapa Bumi hanya memiliki satu Bulan?
Pada tahun 1610, astronom terkenal Galileo Galilei memperhatikan empat benda langit yang tampak berputar di sekitar Jupiter. Mereka adalah empat bulan terbesar Jupiter yang diberi nama Io, Europa, Ganymede, dan Castillo.
Ketika teknologi penglihatan bintang semakin canggih, ditemukan satelit alami Jupiter lainnya yang kini telah berjumlah 79. Tidak ada planet lain di tata surya yang bisa menyamai jumlah tersebut.
Ada alasan tersendiri mengapa Jupiter memiliki begitu banyak satelit, salah satunya adalah pengaruh gravitasi.
Astronom membagi planet-planet dalam tata surya menjadi dua kategori yaitu planet dalam dan planet luar. Kesenjangan ukuran antara planet-planet tersebut cukup besar dan tidak ada satupun yang bisa mengalahkan ukuran planet Jupiter.
Oleh karena itu, terdapat korelasi positif antara massa objek dan kekuatan medan gravitasinya. Karena planet gas raksasa ini sangat besar, ia mampu menarik lebih banyak satelit. Dengan massanya yang sangat besar, gravitasi planet pun jadi lebih besar.
Selain itu, luasnya area yang ada dalam pengaruh planet ini menyebabkan Jupiter dengan mudah menangkap obyek yang sedang lewat untuk menjadi satelit mereka. Obyek yang ditangkap menjadi satelit ini dikelompokkan dalam satelit irregular atau tidak beraturan karena memiliki orbit yang sangat lonjong dengan sudut kemiringan yang sangat besar. [Howstuffworks]
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya