Suara.com - Yahoo meluncurkan aplikasi chat pengganti Yahoo Messenger yang bernama Yahoo Together. Aplikasi itu kini sudah bisa diakses dan diunduh di Google Play Store maupun di App Store untuk pengguna gawai berbasis iOS.
Sebagaimana aplikasi chat pada umumnya, Yahoo Together menawarkan berbagai fitur, seperti berbagi foto, GIF, mengirim tautan, dan reaksi.
Selain itu, terdapat dukungan pengiriman file. Hal tersebut memberi sinyal bahwa Yahoo Together dikhususkan untuk pengguna profesional.
Namun yang membuatnya berbeda adalah pengguna dibebaskan untuk membuat grup chat berdasarkan topik tertentu. Hal itu membuatnya mirip dengan platform chat klasik Internet Relay Chat (IRC).
Meski demikian, berbeda dengan WhatsApp yang membutuhkan nomor telepon, sistem undangan grup dibuat lebih rahasia tanpa harus menyimpan nomor kontak atau email.
“Apa yang unik dari Yahoo Together adalah memungkinkan Anda untuk membuat grup yang berjalan lama serta membuat topik terpisah dalam jumlah tak terbatas untuk mengatur percakapan,” kata Michael Albers, VP Oath and Head of Communications Products.
Sayangnya dengan segala kelebihannya, Yahoo Together belum memiliki fitur panggilan atau panggilan video seperti pada pesaing seperti WhatsApp atau Messenger.
Setelah diluncurkan, Albers mengatakan timnya akan meluncurkan lebih banyak fitur karena aplikasi terus berkembang.
“Fokus kami adalah untuk menciptakan produk terbaik bagi pengguna kami dan kesempatan dengan produktivitas konsumen dalam konteks pesan grup,” tutup Albers.
Lintang Siltya Utami turut berkontribusi dalam artikel ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan
-
Ngeri! Foto Korban Dimanipulasi AI Jadi Konten Pornografi, Pelaku Ditangkap
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Meluncur, Jakarta - Bali Hanya Sekali Isi Bensin
-
Tak Hanya Salurkan KUR, Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Outlet Bank hingga Penyalur Bansos
-
Ulasan Kick Kick Kick Kick: Sebuah Komedi tentang Absurditas Kegagalan
-
Piala Dunia Bikin Berkah, Kadin Ungkap Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,03 Triliun
-
S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi
-
Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?
-
Bolehkah Ngecas HP Semalaman Ditinggal Tidur? Simak Mitos dan Faktanya Biar Baterai Nggak Cepat Soak
-
Karir Mulus Aisyah Zakiyyah di Usia 32 Tahun: Dari Jubir Menteri PU dan Kini Komisaris PTPP