Suara.com - Dalam sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan, Bumi sedang mengalami kepunahan massal yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
Kebanyakan manusia menghancurkan habitat serta membunuh spesies demi mengejar keuntungan finansial.
Dalam penelitian terbaru, para peneliti asal Denmark menyimpulkan bahwa begitu banyak spesies mamalia akan punah dalam 50 tahun ke depan.
Baca Juga: Desain Rumah untuk Planet Mars Sudah Dirancang, Sangat Canggih
Hal itu mengakibatkan keragaman evolusi planet ini tidak akan pulih setidaknya selama tiga juta tahun.
Ilmuwan mengatakan bahwa Bumi kemungkinan sudah memasuki kepunahan massal keenam, era dimana lingkungan planet berubah begitu banyak sehingga sebagian spesies hewan akan mati.
Lima kali kepunahan massal pernah terjadi selama 450 juta tahun terakhir, bencana alam menjadi penyebabnya. Tapi sekarang, aktivitas manusia membunuh spesies mamalia.
Baca Juga: Ditemukan Makam Bocah Vampir, Mulutnya Disumpal Batu
International Union for the Conservation of Nature (IUCN) memperkirakan 99.9 persen spesies yang masuk kategori kritis terancam punah dan 67 persen spesies terancam punah akan hilang dalam 100 tahun mendatang.
Berita Terkait
-
Misteri Rumah Berhantu Mulai Terkuak, Ilmuwan Temukan Pemicu Tak Kasat Mata
-
Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO
-
Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS
-
Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland
-
11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
BEI Buka Suara Usai MSCI Rombak Indeks, 10 Saham RI Turun Kasta
-
Tak Perlu beli Baru, Ini 6 Cara Mengatasi HP Lemot agar Kembali Cepat dan Responsif
-
Mencekam di Dasar Sumur Tasikmalaya: Mayat Perempuan Ditemukan Bersama Ular Kobra
-
Baru Sebulan Jual Sabu, IRT di Medan Ditangkap Polisi
-
Lagu 'Astaga Bercanda' Viral dan Bikin Baper: Cerita Cinta Segitiga yang Dibalut Tawa
-
Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Mengerikan
-
Tempat Penampungan Imigran di Pekanbaru Dirazia Aparat Gabungan
-
4 Episode Pertama 'My Bias, By Boss' Penuh Momen Kocak dan Salah Paham
-
Sempat Sakit, Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Penuhi Panggilan KPK Hari Ini