News / Internasional
Minggu, 03 Mei 2026 | 10:42 WIB
Ilustrasi rumah tua. (Unsplash.com/ Florian van Duyn)
Baca 10 detik
  • Ilmuwan mengungkap bahwa gelombang infrasonik dari peralatan bangunan tua dapat memicu rasa takut dan cemas manusia.
  • Penelitian di Kanada membuktikan bahwa infrasonik menciptakan sensasi fisik yang sering disalahartikan sebagai kehadiran makhluk gaib.
  • Temuan dalam jurnal Frontiers in Behavioral Neuroscience memberikan penjelasan ilmiah mengenai pengalaman mistis di bangunan berhantu.

Suara.com - Ilmuwan mengungkap salah satu kemungkinan penjelasan ilmiah di balik misteri menyeramkan yang kerap dirasakan orang di rumah-rumah yang dianggap berhantu.

Penelitian terbaru menemukan bahwa gelombang infrasonik atau suara berfrekuensi sangat rendah dapat memicu rasa takut, cemas, dan tidak nyaman pada manusia.

Studi tersebut menyebut gelombang infrasonik berasal dari berbagai sumber di bangunan tua, seperti boiler, pipa, hingga sistem saluran air.

Meski tidak terdengar oleh telinga manusia, suara dengan frekuensi di bawah 20 Hz itu diyakini tetap dapat dirasakan secara bawah sadar oleh tubuh.

Rumah hantu di Jepang (hanayashiki.net)

“Apa yang dilakukan infrasonik adalah menciptakan rasa tidak nyaman secara fisik, yang kemudian bisa ditafsirkan seseorang sebagai kehadiran makhluk gaib,” kata Rodney Schmaltz, peneliti dari MacEwan University, Kanada, seperti dikutip The Guardian.

Menurut Schmaltz, orang yang sejak awal percaya pada hal-hal supranatural lebih cenderung menafsirkan sensasi tersebut sebagai bukti adanya hantu atau kehadiran tak kasat mata.

Sebaliknya, mereka yang skeptis biasanya hanya menganggapnya sebagai rasa pengap atau ketidaknyamanan biasa di bangunan lama.

Dalam eksperimen sebelumnya, tim peneliti memasang perangkat pemancar infrasonik di sebuah “rumah berhantu”.

Hasilnya, para peserta penelitian melaporkan rasa merinding, gelisah, dan takut lebih tinggi ketika gelombang tersebut diaktifkan.

Baca Juga: Fenomena Melihat Hantu: Antara Halusinasi atau Cuan yang Harus Dieksekusi?

Temuan ini tidak serta-merta membantah seluruh kisah soal rumah berhantu, namun memberi penjelasan ilmiah bahwa sebagian pengalaman mistis bisa dipengaruhi faktor lingkungan fisik, bukan semata fenomena supranatural.

Penelitian tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Frontiers in Behavioral Neuroscience dan dinilai membuka perspektif baru dalam memahami pengalaman manusia terhadap tempat yang dianggap angker.

Load More