- FBI menyelidiki kematian dan hilangnya sepuluh ilmuwan serta pekerja pemerintah Amerika Serikat yang terjadi sejak tahun 2022 lalu.
- Penyelidikan dilakukan guna mengungkap pola atau hubungan tersembunyi di balik hilangnya individu yang memiliki akses informasi sensitif.
- Selain FBI, Komite Pengawasan DPR AS turut meninjau kasus ini dengan meminta keterangan resmi dari berbagai lembaga pemerintah.
Suara.com - FBI resmi turun tangan menyelidiki serangkaian kematian dan hilangnya ilmuwan nuklir dan NASA serta pekerja pemerintah Amerika Serikat.
Langkah ini diambil setelah muncul spekulasi luas terkait kemungkinan adanya keterkaitan di balik kasus-kasus tersebut.
Sejak 2022, sedikitnya 10 ilmuwan dan individu yang pernah terlibat dalam proyek sensitif dilaporkan tewas atau menghilang.
Meski belum ada bukti hubungan langsung, kasus ini memicu berbagai teori di ruang publik dan media sosial.
Presiden Donald Trump mengaku telah mengikuti perkembangan kasus tersebut.
Trump menyebut pemerintah sedang berupaya mengungkap fakta di balik kejadian ini.
“Saya harap ini hanya kebetulan, tapi kita akan tahu dalam satu atau dua minggu ke depan. Ini masalah yang cukup serius,” ujar Trump.
Terbaru seperti dilansir dari NBC, FBI menyatakan akan bekerja sama dengan sejumlah lembaga, termasuk Departemen Energi, militer, serta aparat penegak hukum lokal untuk mengungkap apakah ada pola atau hubungan tersembunyi di balik kasus-kasus tersebut.
Di sisi lain, Komite Pengawasan DPR AS juga membuka penyelidikan terpisah.
Baca Juga: Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai
Mereka meminta penjelasan dari berbagai lembaga, termasuk NASA dan Departemen Pertahanan, terkait hilangnya individu dengan akses ke informasi ilmiah sensitif.
Salah satu kasus yang menyita perhatian adalah hilangnya mantan Mayor Jenderal Angkatan Udara, Neil McCasland.
McCasland dilaporkan menghilang dari rumahnya di New Mexico tanpa membawa ponsel, memicu spekulasi luas.
Namun, pihak keluarga membantah berbagai teori konspirasi yang berkembang. Mereka menegaskan McCasland sudah lama pensiun dan tidak lagi memegang informasi sensitif.
Kasus lain yang turut disorot adalah hilangnya ilmuwan NASA, Monica Reza, saat mendaki pada 2025.
Hingga kini, kasus tersebut belum terpecahkan dan masih dalam penyelidikan.
Selain itu, kematian sejumlah ilmuwan lain, termasuk peneliti dari California Institute of Technology, juga menambah daftar panjang misteri.
Beberapa kasus bahkan sudah memiliki tersangka, namun motifnya belum diungkap.
Berita Terkait
-
Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai
-
AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu
-
Tegas! Iran Tolak Negosiasi di Bawah Ancaman Donald Trump Meski Ekonominya Hancur
-
Pasar Pantau Dialog AS-Iran, Harga Minyak Kembali Turun
-
Operasi Epic Fury Lawan Iran Telan Ratusan Korban Prajurit Amerika Serikat yang Terluka dan Tewas
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi