Suara.com - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) meminta dinas komunikasi dan informatika di 34 provinsi untuk membangun pusat kontak siber guna menjaga keamanan informasi dan persandian di lingkungan pemerintah daerah.
"Pemerintah daerah diharapkan memiliki komputer emergency respon time atau pusat kontak siber untuk mencegah kejahatan siber," kata Sekretaris Utama Badan Syber dan Sandi Negara (BSSN) Syahrul Mubarak saat menghadiri Raker Kadiskominfo se-Indonesia di Pangkalpinang, Kamis (18/10/2018).
Menurut dia dengan adanya pusat kontak siber ini, diskominfo daerah bisa saling menjaga, mengawasi, dan mencegah kejahatan siber yang akan mengganggu roda pemerintahan dan perekonomian masyarakat.
"BSSN tidak mungkin menjaga semua keamanan informasi dan persandian di masing-masing daerah. BSSN menjamin keamanan informasi dan persandian daerah dapat terjaga dengan baik jika sudah memiliki pusat kontak siber," katanya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Babel Erzadi Rosman Djohan diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Haryoso mendukung pembentukan pusat kontak siber ini, apalagi pada era perkembangan teknologi atau milenial.
"Kecanggihan teknologi membuat perubahan sangat besar dan makin maju yang memberikan banyak manfaat di berbagai bidang, seperti bidang ekonomi hingga bidang pemerintahan," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa e-government membawa pemerintah menjadi lebih efektif karena teknologi informasi bisa mendorong OPD agar bekerja lebih efektif dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat menjadi maksimal.
"Saat ini tantangan dalam mengoptimalkan informasi teknologi ini, di antaranya regulasi di tingkat pusat dan daerah serta penerapan teknologi mesti didukung infrastruktur memadai," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
Lonjakan Penipuan Digital Jadi Alarm, Standar Keamanan Siber Fintech Diperketat
-
Mafindo Ungkap Potensi Tantangan Pemilu 2029, dari AI hingga Isu SARA
-
BSSN Sebut RUU KKS Masuk Tahap Harmonisasi, Target Selesai Tahun Ini
-
BSSN Bocorkan Isi RUU KKS, Klaim untuk Lindungi Rakyat di Ruang Siber
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal
-
IHSG Masih Perkasa di Level 6.200, Saham TINS Diincar
-
Today History 31 Juli, Calon Astronot Wanita Pertama Asia Lahir hingga Naruto Shippuden Rilis
-
Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Asia Dihadiahi Rumah hingga Beasiswa oleh Gubernur Bobby
-
Dari Distro ke Pasar Global, Ini Rahasia Brand Lokal Asal Banyuwangi
-
Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis
-
Pilot Malaysia Sudah Langganan Selundupkan Narkoba, Dibayar Rp220 Juta Sekali Kirim
-
Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh
-
Usung Genre Romcom, Drama Korea-Jepang 'Merry Berry Love' Tayang Oktober
-
AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota