Suara.com - Karyawan di Google telah menyerukan untuk mengakhiri arbitrase, sebagai bagian dari pemogokan yang dilakukan lebih dari 20.000 karyawan Google mengenai kasus dugaan aksi pelecehan seksual.
Sementara itu, Sundar Pichai kembali mengirimkan email kepada staf dan mengatakan bahwa pihaknya akan mengubah kebijakan pelecehan seksual. Pasalnya, sebagai CEO Pichai merasa harus mengambil tanggung jawab mengenai hal ini dengan sangat serius dan berkomitmen untuk membuat perubahan yang perlu ditingkatkan.
"Kami akan membuat arbitrase opsional untuk pelecehan seksual individual dan klaim penyerangan seksual," jelas Sundar Pichai.
Pichai juga mengatakan Google akan merombak proses pelaporannya untuk pelecehan dan penyerangan, memberikan lebih banyak transparasi kepada karyawan tentang insiden yang dilaporkan ke perusahaan.
Sementara itu, Google Walkout For Real Change, penyelenggara di balik pemogokan karyawan minggu lalu, mengatakan bahwa meskipun mereka ingin melakukan perubahan, tapi perusahaan tidak cukup jauh dalam menangani rasisme sistemik dan bentuk diskriminasi lainnya.
Sebelumnya, pihak Google telah melakukan pertemuan yang dihadiri eksekutif Google seperti Eileen Naughton dan Danielle Brown untuk mempresentasikan perubahan yang diumumkan oleh Sundar Pichai. Pertemuan tersebut berlangsung selama satu jam, namun pihak Google menolak mengomentari detail pertemuan. [Nytimes]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh