Suara.com - Planet Bumi akan 'tak terhindarkan' ditabrak batu raksasa dan memiliki efek 'berbahaya' pada peradaban manusia, seorang ilmuwan Inggris telah memperingatkan. Prediksi menakutkan itu dibuat oleh seorang peneliti yang berkontribusi pada penyelidikan yang menemukan sebuah kawah meteorit lebar 31-km yang terkubur di bawah Gletser Hiawatha di Greenland utara.
Lubang ini ditinggalkan oleh objek selebar satu kilometer yang terbuat dari besi yang mungkin telah menghantam Bumi 12.000 tahun lalu. Artinya, manusia akan ada di sekitar untuk melihat tabrakan dan menanggung dampak mengerikannya.
Dr Iain McDonald, seorang peneliti di sekolah ilmu bumi dan samudera Cardiff University, berkontribusi dalam penelitian ini. Dikutip dari BBC Today, dia ditanya apa prediksinya tentang apa yang mungkin terjadi jika sebuah batu besar menghantam kita.
"Aku berusaha tidak karena itu akan menjadi bencana," jawabnya.
"Sebagai ahli geologi, kami mengenali peristiwa ini sepanjang sejarah dan kami mencoba dan memikirkan efek yang harus mereka miliki terhadap kehidupan pada waktu itu. Kami tahu bahwa hal-hal ini akan selalu terjadi," kata dia.
McDonald melihat, selalu ada batu yang terbang melintasi angkasa. Tak terelakkan salah satu dari ini akan menghantam Bumi dan itu akan memiliki efek yang sangat dramatis.
Dia juga memprediksi dampak asteroid yang baru diidentifikasi mungkin telah berkontribusi pada kepunahan orang-orang Clovis, yang tinggal di Amerika Utara dan mati secara misterius. Para ilmuwan menekankan bahwa kita tidak tahu tanggal pasti dampak asteroid besi, tetapi menyarankan bahwa itu bisa menyebabkan atau berkontribusi pada periode perubahan iklim yang disebut Younger Dryas, yang melihat suhu menurun di seluruh dunia.
Teori-teori sebelumnya tentang Younger Dryas menunjukkan bahwa itu disebabkan oleh dampak yang membakar petak-petak luas Amerika Utara, menyebabkan kepunahan 'megafauna' seperti mammoth berbulu dan mendorong penurunan peradaban Clovis.
Sementara itu, ilmuwan Cardiff mengatakan, penelitian baru bukanlah senjata merokok yang benar-benar membuktikan dampak yang memicu kiamat kuno ini dan mengatakan diperlukan lebih banyak penelitian.
Baca Juga: Asteroid Inikah yang Jadi Penyebab Pesawat NASA Rusak?
Profesor Kurt H. Kjær dari Center for GeoGenetics di Natural History Museum of Denmark menambahkan bahwa kawah harus agak muda dari sudut pandang geologi.
Menurutnya, sejauh ini, belum memungkinkan untuk melihat kawah secara langsung, tetapi kondisinya sangat kuat menunjukkan bahwa terbentuk setelah es mulai menutupi Greenland, jadi lebih muda dari 3 juta tahun dan mungkin baru-baru ini 12.000 tahun lalu - menjelang akhir zaman es terakhir.
"Langkah selanjutnya dalam penyelidikan adalah dengan yakin waktu terasa dampaknya. Ini akan menjadi tantangan karena mungkin akan membutuhkan pemulihan materi yang meleleh selama dampak dari bagian bawah struktur, tetapi ini sangat penting jika kita ingin memahami bagaimana dampak Hiawata mempengaruhi kehidupan di Bumi," dia menjelaskan. [Metro/BBC]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terkini
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Juni 2026: Bocoran Fitur Rawan Error Plus Amankan Voucher Draft
-
Terpopuler: 3 HP Murah Samsung Paling Laris, Pilihan HP Realme C100 Series Baterai Badak
-
36 Kode Redeem FF Terbaru 3 Juni 2026: Trik Gacha Hemat SG2 Golden & Panen MP40 Cobra
-
Xiaomi Perkuat Ekosistem AIoT, Hadirkan Watch S5, Buds 6 dan Smart Band 10 Pro
-
Baldur's Gate 2 Remake Diprediksi dalam Pengembangan, Bangkitkan Nostalgia
-
Xiaomi 17T Series Resmi Dijual Mulai 6 Juni, Ini Spesifikasi dan Harganya
-
5 Kelebihan dan Kekurangan POCO X8 Pro Max: HP Gahar dengan Skor AnTuTu 2,8 Juta
-
Rp2 Juta dapat HP OPPO Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik Juni 2026
-
3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
-
Desain Standout dan Harga Cuma Rp2 Jutaan, Infinix Hot 70 Cocok untuk Daily Entertainment