Suara.com - Lintasan orbit Komet 46P akan mencapai jarak paling dekat dengan matahari dan bumi pada bulan Desember mendatang. Menurut informasi dari Universitas Maryland, pada jarak terdekatnya nanti, Komet 46P akan berada sekitar 30 kali jarak bumi-bulan atau sekitar 11,5 juta kilometer dari bumi.
Diketahui, Komet 46P mengorbit matahari sekali setiap 5,4 tahun dan 2018 adalah tahun di mana komet tersebut akan berada pada jarak paling dekat sejak penemuannya sekitar 70 tahun yang lalu oleh astronom Amerika, Carl A. Wirtanen.
Dilansir dari Earth Sky, pengamat di Indonesia dapat melihat Komet 46P di langit timur laut dengan ketinggian sekitar 36 derajat dari cakrawala pada pukul 19.00 malam pada tanggal 15 Desember mendatang.
Pada saat itu, komet kemungkinan akan mencapai pucak kecerahannya. Magnitudo visualnya merentang dari +3,5 sampai +6. Rentang magnitudo ini terjadi karena kemungkinan komet pecah saat terlalu dekat dengan matahari. Oleh karena itu, ada kemungkinan lain hal tersebut akan meredupkan cahaya komet.
Untuk melakukan pengamatan, diperlukan alat bantu seperti teropong ataupun teleskop. Namun, karena tidak ada yang bisa memperkirakan kecerahan komet, tidak bisa dipastikan apakah Komet 46P bisa dilihat dengan mata telanjang atau tidak. Untuk meninjaunya, situs web resmi Universitas Maryland menyediakan informasi terbaru tentang kecerahan Komet 46P setiap saat. Pengamatan yang dilakukan pun harus di lokasi yang masih bebas polusi cahaya dengan cuaca yang mendukung. Mau ikutan lihat komet ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Cloud Makin Rawan Diretas, ESET Hadirkan Proteksi AI untuk AWS, Azure, dan Google Cloud Gratis
-
Link Download Dokumen UFO dari Pemerintah AS: Trump dan Alien Trending Global
-
Strava Tambahkan Fitur Terapi Fisik, Bantu Pengguna Pantau Pemulihan Cedera Lewat Aplikasi Fitness
-
Epson Asia Tenggara Membuka Pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026
-
Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius
-
5 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur SOS Darurat dan GPS Terbaik untuk Pendaki Gunung
-
Minigame Gratis, Resident Evil Requiem Tambah Mode Leon Must Die Forever
-
Nintendo Switch 2 Semakin Mahal
-
vivo S2 Bakal Hadir Lagi? Seri HP Mid-Range Legendaris Ini Dirumorkan Comeback pada 2026
-
Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica