Suara.com - Lautan yang luas di Bumi memang menyimpan berbagai hal misterius. Salah satu yang cukup membahayakan adalah fenomena ombak berbentuk kotak yang terjadi di lautan.
Melihatnya mungkin cukup unik, namun fenomena ombak berbentuk kota yang ikut bersama dengan hal ini tentu patut kamu hindari.
Fenomena ombak berbentuk kotak ini terjadi di Isle of Rhe yang berada di Prancis. Daerah yang terkenal dengan pantainya yang indah dan unik, ombak di pantai ini sering kali berbentuk kotak-kotak.
Meski begitu, banyak turis yang sering berkunjung dan menghabiskan waktu untuk berada di pantai ini.
Ombak berbentuk kotak ini memiliki permukaan yang terlihat seperti papan catur. Seolah ombak ini dicetak oleh seseorang. Padahal, fenomena ini terjadi karena pengaruh aliran air dan tekanan udara yang ada di dalam laut.
Hal ini terjadi karena adanya perpotongan dua lautan. Apalagi perairan di sekitar Isle of Rhe ini terletak di dua persimpangan lautan yang sering disebut sebagai lautan silang.
Fenomena kotak-kotak yang terjadi ini karena dua arus air yang bertemu di bawah laut serta terjadinya pertemuan udara yang memiliki tekanan berbeda dan menghasilkan sistem gelombang yang muncul pada sudut yang berlawanan.
Gelombang ini yang akhirnya berbentuk kotak-kotak dan membuatnya terlihat cukup unik untuk dilihat.
Sayangnya, walaupun berbentuk unik, ombak ini sangat berbahaya untuk manusia atau pun kapal. Setiap kapal yang melewati jalur ini akan otomatis mengalami kecelakaan karena arus yang kuat.
Bagaimana, sudah cukup terpukau dengan ombak berbentuk kotak ini? Jangan terpukau dengan keunikannya ya, saat bertemu dengan fenomena ini, jangan lupa untuk menjauhi pantai.
HiTekno.com/Amelia Prisilia.
Berita Terkait
-
Petualangan Lima Pelarian di Pulau Misterius: Review The Mysterious Island
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
Modal Usaha Tembus Hutan dan Laut, Keadilan Ekonomi Kini Sasar Wilayah 3T
-
Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat
-
Pemerintah Mau Ambil Dividen BUMN dari Danantara saat Utang Negara Cetak Rekor Tertinggi
-
Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon
-
KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang
-
Pihak Febrie Adriansyah Buka Suara Terkait Kematian Sutrimo dan Eksumasi Kepolisian
-
11 Kantor Pemerintah Dibakar di Puncak Papua, DPR Desak Pemerintah Bongkar Akar Kerusuhan
-
Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
-
Jangan Keluar Saat Magrib! Kisah Mengerikan Urang Bunian Segera Hantui Bioskop
-
Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa