Suara.com - Rencana Facebook untuk menggabungkan platform pengiriman pesannya telah menarik perhatian otoritas perlindungan data Irlandia. Baru-baru ini, raksasa media sosial itu mengumumkan akan merekayasa ulang WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger sehingga pengguna di ketiga aplikasi akan dapat saling berkomunikasi.
Artinya, perusahaan akan menggabungkan data yang telah dikumpulkannya dari miliaran pengguna platform terpisah untuk pertama kalinya.
Tidak mengherankan, Komisaris Perlindungan Data Irlandia (DPC) sangat ingin berbicara dengan Facebook. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis minggu ini, pengawas mengatakan ingin mengadakan pertemuan mendesak dengan para pemimpin perusahaan teknologi tersebut.
"Kami memahami bahwa proposal Facebook untuk mengintegrasikan platform Facebook, WhatsApp, dan Instagram berada pada tahap pengembangan konseptual yang masih sangat awal, DPC Irlandia telah meminta Facebook Irlandia untuk memberikan pengarahan singkat tentang apa yang sedang diusulkan," tulis pernyataan tersebut.
"DPC Irlandia akan meneliti dengan seksama rencana Facebook saat mereka berkembang, terutama sejauh menyangkut keterlibatan dan penggabungan data pribadi antara berbagai perusahaan Facebook."
Usulan sebelumnya untuk berbagi data antara perusahaan Facebook telah memunculkan keprihatinan perlindungan data yang sangat rahasia. DPC Irlandia akan mencari jaminan awal bahwa semua masalah seperti itu akan sepenuhnya diperhitungkan oleh Facebook dalam mengembangkan proposal ini lebih lanjut.
Basis utama Facebook di UE adalah di Irlandia, itulah sebabnya pengawas Irlandia memimpin kasus ini. Namun, petugas perlindungan data lainnya akan mengawasi dengan seksama.
Menurut sebuah laporan dikutip Metro dari New York Times, WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger masih akan berfungsi sebagai aplikasi mandiri, tetapi akan digabung sehingga obrolan dan pesan dapat lewat di antara keduanya. Mark Zuckerberg menganggap integrasi sebagai proyek pribadi dan itu akan berlangsung tahun depan.
Semua pesan yang dikirim antara ketiga aplikasi akan dienkripsi, sehingga hanya pengirim dan penerima yang dapat melihatnya. Dalam sebuah pernyataan, Facebook mengatakan bahwa pihaknya sedang berupaya membuat lebih banyak produk perpesanan mereka terenkripsi dan mempertimbangkan cara-cara untuk membuatnya lebih mudah menjangkau teman dan keluarga di seluruh jaringan.
Baca Juga: Hii.. Manusia Segera Bisa Melihat Lubang Hitam
"Seperti yang Anda harapkan, ada banyak diskusi dan debat saat kami memulai proses panjang untuk mencari tahu semua detail tentang bagaimana ini akan bekerja. Integrasi dapat menjadi perubahan besar bagi pengguna," tulis pernyataan Facebook.
Saat ini, WhatsApp hanya memerlukan nomor telepon untuk mengatur akun, sedangkan Facebook mengharuskan orang menggunakan identitas asli mereka.
Berita Terkait
-
Waspadai Bug WhatsApp, Pesan Dihapus Bisa Muncul Kembali
-
Instagram Sempat Tak Bisa Diakses, Warganet Suarakan #InstagramDown
-
WhatsApp Web Kini Bisa Digunakan untuk Memutar Video
-
Dari 2 Miliar Pengguna Facebook, 50 Persennya Ternyata Akun Palsu?
-
Remaja 14 Tahun Bunuh Diri, Ayah Salahkan Media Sosial Instagram
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli
-
Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 32 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama
-
Siapa Pencipta Lagu Honk! No Na? Ini Sosok di Balik Lirik Om Telolet Om dan Angkot yang Viral
-
Cikole dan Cibeureum Sarang Pengungkapan Narkoba, 43 Tersangka Diciduk Polres Sukabumi
-
Purbaya Ngamuk! Sindir Ekonom Asing: Mereka Salah, Saya Pintar!
-
Marak Kecelakaan Kapal, Puan Tagih Tanggung Jawab Negara dalam Keselamatan Pelayaran
-
China Bikin Senjata AI untuk Serangan Udara Skala Besar
-
Harga Cabai Merah Besar Melonjak Hampir 75 Persen, Beras hingga Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kimpul Itu Apa? Mengenal Umbi Lokal yang Lagi Viral Lewat Tren 'Saya Ganti Kimpul'
-
Ulasan Botchan: Kisah Pemuda Jujur Melawan Kemunafikan Dunia Kerja