Suara.com - Ajang Mobile World Congress (MWC) 2019, Barcelona, Spanyol dijadikan para produsen memperkenalkan berbagai inovasi terbarunya, termasuk ponsel lipat yang menjadi saah satu trending di acara tersebut. Menariknya, Honor pun memasuk ponsel lipat dalam agenda rencana perusahaan.
CEO Honor, George Zhao menyatakan sikapnya atas tren ponsel lipat yang marak di MWC 2019, dalam sebuah wawancara. Bahkan, dirinya pun menyatakan siap, ketika ditanya perihal rencana Honor akan menghadirkan ponsel lipatnya.
"Ya, tentu saja," katanya.
Namun, saat ini dia khawatir dengan biaya perangkat semacam itu, karena Honor ditujukan untuk pelanggan lebih muda. Tapi, ketika jumlah produksi meningkat, tentunya harga akan mulai turun.
"Demi Honor saya pikir kita akan menemukan cara untuk membuat ini sehingga target pelanggan kami dapat memiliki ponsel lipat. Saya pikir tahun depan; tahun depan ... harus menjadi momen," bebernya.
Untungnya bagi Honor, hubungannya yang kuat dengan Huawei berarti tidak perlu mengembangkan teknologi dari awal. Zhao adalah penggemar desain Huawei Mate X.
"Secara pribadi saya suka desain ini. Huawei dan Honor bisa kamu pertimbangkan seperti Volkswagen dan Audi, jadi mungkin untuk mesinnya, untuk platform mereka bisa menggunakan teknologi grup," ujarnya.
Itu tidak selalu berarti Honor akan bergantung pada R&D Huawei. Hal utama bagi Zhao adalah memastikan bahwa itu adalah teknologi yang tepat untuk merek tersebut.
"Untuk ponsel yang bisa dilipat, yang terpenting adalah berapa nilai tambah yang bisa kita bawa ke konsumen," katanya.
Baca Juga: Duh, Spesifikasi Honor 8A Bocor di Internet !
Tapi sebelum ponsel lipat, ada masalah teknologi 5G untuk bersaing.
"5G harus menjadi kesempatan kita berikutnya. Tahun ini kami pasti akan memiliki produk 5G. Penggunaan massal untuk pelanggan 5G akan menjadi akhir tahun dan 2020," jelas Zhao.
Mengenai masuknya Honor ke AS, banyak hal yang tampaknya tidak menjadi prioritas terbesar Zhao untuk saat ini. Perusahaan ini menikmati kesuksesan di Eropa, mencapai posisi kelima teratas merek telepon di beberapa negara, termasuk Inggris.
Pasar yang didominasi operator di AS sulit untuk dibobol karena operator membutuhkan penjualan di muka dan investasi pemasaran yang signifikan dari pembuat ponsel. Untuk saat ini, Honor akan terus dijual melalui Amazon, tetapi kehadiran yang lebih besar tidak ada dalam kartu sementara Honor terus fokus pada pertumbuhan di tempat lain.
"Pasar lainnya kuat. Pasar terakhir bagi kita adalah AS," kata Zhao, dan perusahaan ingin terus membuat terobosan di Eropa, Timur Tengah dan Amerika Latin untuk saat ini. [Cnet]
Berita Terkait
-
Energizer Power Max P18K Pop Punya Baterai 18.000 mAh Meluncur di MWC 2019
-
Melihat Wujud Ponsel Lipat Huawei Mate X, Ini Yang Membuatnya Beda
-
MWC 2019, Pria Ini Rela Kulit Tangannya Dimasuki Implan Chip
-
MWC 2019 : LG G8 ThinQ Pesaing Samsung Galaxy S10
-
MWC 2019 : Qualcomm Pamer Perangkat VR dan AR Berteknologi 5G
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
-
Daftar 40 HP Xiaomi yang Sudah Dapat HyperOS 3.1, Cek Apakah Ponsel Anda Masuk?