Suara.com - Pengalaman realitas virtual yang dibuat bekerja sama dengan Profesor Stephen Hawking akan membantu anak-anak memahami kompleksitas lubang hitam. Hal ini disampaikan putri mendiang fisikawan itu, Lucy.
Pengalaman VR yang akan datang di mana Prof Hawking memandu pengguna dalam perjalanan melalui ruang dan waktu. Kedua anaknya, Lucy dan Tim, berbagi harapan mereka bahwa hal itu akan menginspirasi lebih banyak anak muda untuk mengejar karir di bidang sains.
"Sepanjang karirnya, dia memperbarui penggunaan berbagai jenis media dan realitas virtual sangat penting baginya untuk tetap menggunakan teknologi baru ini karena dia ingin orang-orang muda untuk terlibat dalam pekerjaannya, dan dia mengerti bahwa untuk melakukan itu Anda harus pergi ke mereka, tidak hanya berharap mereka datang kepada Anda, dan jadi saya pikir ini hanyalah proyek yang luar biasa," kata Hawking di sebuah acara yang diadakan di London's Science Museum.
Masyarakat yang melihatnya akan menyadari bahwa mereka dapat mengerti. Terkadang ada masalah dengan fisika, tentu mereka berpikir bahwa mereka tidak bisa mengerti karena terlalu rumit.
Kini melalui VR adalah portal ke dunia itu dan dapat membuatnya semakin menarik.
Prof Hawking, yang didiagnosis dengan penyakit neuron motorik di usia 20-an, telah bekerja dengan Bafta dan pembuat film dokumenter pemenang penghargaan Emmy Anthony Geffen, pada proyek selama hampir dua tahun, sebelum kematiannya pada usia 76 pada bulan Maret 2018.
"Ini akan memungkinkan Anda untuk melakukan perjalanan melalui pikiran Stephen. Ini benar-benar akan seperti pergi pada pengalaman pribadi dengan dia melintasi alam semesta dan Anda dapat pergi ke beberapa tempat berbeda yang akan interaktif, tetapi yang pertama adalah tentang lubang hitam," kata Geffen.
Profesor Hawking menginstruksikan Geffen untuk berhubungan dengan fisikawannya sehingga mendapatkan pengalaman melukiskan gambaran lubang hitam yang paling akurat. [Metro]
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Bukti Mendukung Teori Penting Stephen Hawking
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
32 Kode Redeem FC Mobile 31 Maret 2026, Siap Hadapi Kiper Raksasa 270 Cm?
-
35 Kode Redeem FF 31 Maret 2026, Bocoran Event Kolaborasi Gintama dan Squad Beatz Bulan April
-
HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh
-
Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia
-
Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?
-
10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini
-
Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games
-
Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500
-
REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air