Suara.com - Setiap tahunnya, teknologi pada ponsel membawa trennya sendiri. Tahun 2019 pun diproyeksikan akan menjadi tahunnya ponsel 5G. Mengapa demikian?
Sebagaimana dikutip dari Tech Radar, Selasa (5/3/2019), jaringan telekomunikasi generasi kelima itu menjanjikan hal yang lebih besar daripada pada kecepatan akses internet.
Lebih dari itu, teknologi 5G memungkinkan beberapa sensor untuk untuk saling terhubung pada satu jaringan sekaligus. Bagi produsen ponsel, kemampuan tersebut jelas bisa mereduksi biaya untuk pembuatan sebuah ponsel.
Sedangkan dari performa, jaringan 5G bisa menghemat pemakaian daya baterai ponsel. Hanya saja, kemampuan tersebut baru akan maksimal ketika ponsel dipersenjatai chipset yang tepat.
Sebagai informasi, vendor ponsel yang sudah memperkenalkan ponsel 5G menjadikan chipset Qualcomm Snapdragon 855 sebagai otak penggerak ponsel.
Imbas dari efisiensi baterai ini pun menjadikan teknologi 5G sebagai jaringan telekomunikasi yang tepat untuk kalangan penggemar mobile game.
Hingga saat ini, beberapa produsen ponsel sudah menyatakan kesiapannya untuk membuat perangkat yang mendukung jaringan 5G dan direncanakan masuk pasar global pada Q2 tahun ini. Sebut saja Samsung dengan Galaxy S10 dan Galaxy Fold yang hadir dalam versi 5G.
Selain itu, ada juga ponsel layar lipat Huawei Mate X, LG V50, dan Xaomi Mi Mix 3 yang juga diperkenalkan sebagai ponsel 5G. Sementara ZTE akan memperkenalkan ponsel 5G pertamanya dalam waktu dekat.
Baca Juga: Deretan Smartphone 5G di Ajang MWC 2019
Berita Terkait
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Stres dan Diet Tinggi Protein Bisa Jadi Pemicu Bau Mulut
-
Hadapi Karhutla, Menhut: Cara Paling Efektif Memadamkan Api Ya Hujan
-
Korsleting Listrik Hanguskan 3 Kontrakan Dekat Stasiun Karet, 35 Warga Kehilangan Tempat Tinggal
-
KPK Ungkap 3 Moge Gatot Bea Cukai Dibeli Pakai Dana Operasional
-
Polda Metro Jaya Minta Massa Demo 27 Agustus Besok Tak Rusak Fasilitas Umum
-
Gara-gara Ledakan AI, Kabel Laut Yang Dibangun 5 Tahun Habis Dalam Setahun
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Saat Demo 27 Agustus
-
Bobotoh Bisa Nonton Persija vs Persib di GBK? ILeague Singgung Demo Jakarta
-
17 Tersangka Karhutla Sumsel Diproses, Lalu Bagaimana dengan 545 Hotspot di Konsesi?
-
Proses Hukum Febrie Adriansyah Dinilai Cederai Keadilan Prosedural