Suara.com - Pesawat R80 rancangan Presiden Republik Indonesia ke-3, BJ Habibie sudah dipesan sebanyak 155 unit meski masih dalam tahap pengembangan oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI).
"Sebanyak 155 unit tersebut akan dibeli oleh empat maskapai penerbangan dalam negeri," kata Komisaris PT RAI yang juga putra BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie di Solo, Senin (11/3/2019).
Menurut dia, pemesanan lebih banyak dilakukan oleh maskapai dalam negeri karena pesawat tersebut cocok untuk lintasan di Indonesia yang lebih banyak jarak pendek.
"Pesawat tersebut juga bisa mendarat dengan lintasan yang tidak terlalu panjang," katanya.
Meski potensi pasar di Indonesia cukup tinggi, dikatakannya, tidak menutup kemungkinan pesawat R80 akan dijual ke luar negeri, terutama di negara-negara kepulauan seperti Indonesia.
"Di antaranya ke Filipina, Vietnam, dan Thailand. Selain Asia juga di Afrika, Amerika Latin, dan Australia. Mereka butuh pesawat seperti itu, yang pakai baling-baling," katanya.
Ia mengatakan tidak banyak negara yang bisa membuat pesawat sejenis R80. Menurut dia, hanya ada 20 dari 200 negara yang bisa membuat pesawat tersebut secara utuh, salah satunya Indonesia.
Sementara itu, dikatakannya, saat ini PT RAI masih dalam proses membuat purwarupa pesawat R80 dan diperkirakan proses pembuatan tersebut akan selesai dalam beberapa tahun ke depan.
"Insyaallah tahun 2024-2025 selesai. Memang lama," tutup dia.
Berita Terkait
-
Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak
-
Menggali Sejarah Reformasi Indonesia di Buku Detik-Detik yang Menentukan
-
Habibie dan Etika Politik yang Hilang:Ketika Negara Menjadi Utang Politik
-
Kiprah B.J. Habibie dalam Sejarah Kebebasan Pers Indonesia
-
Komitmen Multipihak di SM Nantu-Boliohuto Cari Solusi Konkret Hadapi Tambang Ilegal
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
-
Prabowo Masih Menimbang-nimbang Siapa Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
-
Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus
-
DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi
-
Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan
-
3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija