Suara.com - Sebagai saingan WhatsApp, Telegram memberikan pembaruan kepada penggunanya yang berfokus pada fitur privasi. Pada versi terbaru Telegram, kini pengguna dapat menghapus pesan untuk semua anggota dalam obrolan pengguna, terlepas dari siapa yang mengirim.
Sebelumnya, Telegram memberikan pengguna waktu 48 jam untuk menghapus pesan yang pengguna kirim sendiri, baik di perangkat pengguna maupun untuk orang lain. Sekarang, batas waktu tersebut telah ditiadakan dan pengguna dapat menghapus seluruh riwayat obrolan di perangkat pengguna dan siapapun yang menjadi bagian dari obrolan.
"Sebuah pesan lama yang mungkin sudah Anda lupakan dapat digunakan untuk melawan Anda beberapa dekade kemudian. Sebuah pesan yang tergesa-gesa dikirimkan kepada seorang kekasih Anda juga dapat menghantui Anda pada tahun 2030 ketika Anda memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai walikota. Kami harus mengakui bahwa terlepas dari semua kemajuan kami dalam enkripsi dan privasi, kami hanya memiliki sedikit kontrol data kami yang sebenarnya. Kami tidak bisa kembali ke masa lalu dan menghapus sesuatu untuk orang lain," tulis Parel Durov, pendiri Telegram, dalam catatan resminya seperti yang dikutip dari The Verge.
Pembaruan fitur yang diberikan Telegram ini merupakan upaya untuk mengendalikan sejarah digital para penggunanya.
"Mulai hari ini kami mengizinkan setiap pengguna Telegram menghapus pesan apapun dalam percakapan pribadi dari kedua belah pihak. Tidak masalah siapa yang mengirim pesan dan kapan, Anda memiliki kendali penuh atas pesan itu. Anda bahkan dapat menghapus seluruh percakapan dari kedua belah pijak jika Anda mau. Tidak ada jejak yang tersisa di kedua sisi," tambah Parel Durov.
Lebih lanjut, Durov mengatakan bahwa beberapa orang mungkin khawatir tentang potensi penyalahgunaan fitur ini atau tentang kelanjutan riwayat obrolan pengguna. Namun, ia mengaku telah memikirkan dengan seksama masalah-masalah tersebut dan berpikir bahwa kendali atas jejak digital adalah hal yang terpenting.
Sementara itu, di sisi lain, Telegram juga telah meningkatkan emoji dan GIF serta menambahkan set stiker baru yang mirip dengan tokoh-tokoh terkenal.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Persija Hancurkan Brisbane Roar di JIS
-
Voting Jadi Penentu Ketua Umum PBNU
-
DPR Ungkap 13 Tindak Pidana yang Bisa Dikenai RUU Perampasan Aset
-
Jakmania Boikot Launching Persija Jakarta, Bung Ferry Sampaikan Peringatkan
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League
-
Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!
-
SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian