Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pada Selasa (2/4/2019) mengumumkan bahwa seluruh rangkaian penataan ulang (refarming) pita frekuensi radio 800 MHz dan 900 MHz telah rampung, meski sempat molor dari tenggat waktu yang ditentukan sebelumnya.
Kedua frekuensi itu digunakan untuk layanan telekomunikasi seluler mulai dari jaringan 2G, 3G, dan 4G.
Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengungkapkan penyelesaian proses ini mundur dua minggu, yakni seharusnya 21 Maret lalu, karena jumlah base station dua kali lipat dari perkiraan semula.
Pada awal refarming terdapat sekitar 42.000 base station, namun ketika refarming berjalan total terdapat 71.786 titik base station.
Tahun lalu, proses itu membutuhkan waktu 143 hari kalender untuk 67.464 base station. Kini hanya membutuhkan waktu 68 hari kalender untuk merampungkan refarming 71.786 base station.
Ferdinandus mengatakan sempat ada masalah saat refarming, namun sebatas jaringan fiber optic putus dan masalah non-teknis lainnya di lapangan.
Rampungnya refarming pita frekuensi radio 800 MHz dan 900 MHz membuat pita frekuensi radio untuk layanan seluler di Indonesia dalam kondisi paling optimal. Itu artinya pita frekuensi masing-masing operator telekomunikasi seluler saling berdampingan (contiguous).
Dengan kondisi contiguous, pemanfaatan pita frekuensi radio untuk seluler dapat lebih optimal sehingga proses upgrade teknologi Mobile Broadband, dari semula 3G dapat ditingkatkan menjadi 4G secara efisien.
Efisiensi aspek pemanfaatan sumber daya spektrum frekuensi radio diklaim akan dapat mendorong operator telekomunikasi meningkatkan penetrasi penggelaran jaringan 4G. [Antara]
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
-
Tuntutan Berat untuk Eks Pegawai Kominfo: Denda Miliaran dan Penjara hingga 9 Tahun di Depan Mata
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Samsung Galaxy A27 5G Tantang HP Mid-Range, Bawa AI Premium dan Garansi Update hingga 2032
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS
-
5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
-
ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif
-
HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?
-
Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet
-
30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus