Suara.com - Aplikasi transportasi online Go-jek melalui fitur Go-Food dan Go-Pay, diklaim menjadi platform paling banyak digunakan di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan jumlah order sebesar 30 juta per bulan untuk kedua fitur tersebut diterima lebih dari ratusan ribu mitra usaha di 370 kota.
Chief Commercial Expansion Go-Food, Catherine Hindra Sutjahjo menjelaskan, jumlah omzet Go-Food meningkat 3,5 kali lipat sejak bergabung dengan Go-jek. Sementara pangsa pasar Go-Food telah mencapai 80 persen di seluruh Indonesia.
"Kepercayaan merchant kami sejalan dengan kepercayaan dan loyalitas konsumen pada Go-Food yang telah menjadikan Go-Food bagian tak terlepaskan dari kehidupan sehari-hari terlihat dari jumlah order yang terus meningkat dari tahun ke tahun," ujar Catherine, Kamis (11/4/2019).
Dari riset yang dilakukan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), diketahui 93 persen responden mitra UMKM mengalami peningkatan volume transaksi. Serta 55 persen mitra mendapatkan peningkatan omzetnya setelah bergabung dengan Go-Food.
Sedangkan CEO Go-Pay, Aldi haryopratomo menjelaskan bahwa manfaat menggunakan layanan keuangan digital dan membuka akses untuk layanan ke perbankan.
"Pertumbuhan signifikan tersebut menjadikan Go-Pay sebagai layanan uang elektronik paling banyak digunakan di Indonesia berdasarkan tiga riset lembaga yang berbeda," ujar Aldi.
Aldy menambahkan, setelah bergabung dengan Go-jek pertumbuhan transaksi menggunakan Go-Pay di luar layanan, naik 25 kali lipat. Saat ini, Go-Pay telah melakukan kerja sama dengan 28 institusi keuangan.
Diketahui, Go-jek mencatat Gross Transaction Value (GTV) atau total transaksi mencapai 9 milar dolar Amerika Serikat atau setara Rp 126 triliun di akhir tahun 2018. Pendapatan tersebut naik 13,5 kali lipat dari tahun 2016 hingga tahun 2018.
Diketahui, platform super-app Gojek Indonesia memiliki pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara melalui laporan Google dan Temasek.
Baca Juga: Fitur Baru Facebook Ini untuk Hormati Orang Meninggal
Berita Terkait
-
Permohonan Banding Ditolak, Go-Jek Gagal Lebarkan Sayap ke Filipina
-
4 Kuliner Favorit Versi Go-Food di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi
-
Tidak Teliti Saat Menginstall Aplikasi GoPay, Warganet Ini Di-Bully
-
Google, JD.com, dan Tencent Tanam Investasi Baru di Go-Jek
-
Go-Jek Ditolak di Filipina, Menkominfo: Pemerintah Akan Bantu
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Perbandingan Samsung Galaxy S26 Ultra vs Samsung Galaxy S25 Ultra, Duel HP Flagship Ternama
-
Terpopuler: Mantan Presiden Iran Ungkap Ampuhnya Mossad, Bisakah Gadai TV dan Smartwatch?
-
Cara Gadai TV di Pegadaian untuk Mendapatkan Dana Darurat Cepat
-
43 Kode Redeem FF 2 Maret 2026: Persiapan SG2 Ramadan dan MP40 Fire Rate Tinggi
-
23 Kode Redeem FC Mobile 2 Maret 2026: Trik Gacha Legenda Timnas dan Gems Gratis
-
Uji Daya Tahan Baterai, Samsung Galaxy S26 Ultra Kalah dari iPhone dan Xiaomi 17 Pro Max
-
Jadwal MPL ID Season 17 Week 1: BTR vs Dewa United Laga Pembuka, RRQ Tantang ONIC
-
7 Roster EVOS Resmi di MPL ID Season 17, Macan Putih Siap Bangkit!
-
Apa itu Pintar BI? Layanan Penukaran Uang Online Menjelang Lebaran 2026
-
Apakah Bisa Gadai Smartwatch di Pegadaian untuk Dana Darurat?