Suara.com - AMD memberikan donasi untuk membantu tujuh sekolah di Sulawesi Tengah yang terkena gempa bumi beberapa waktu lalu, yaitu di wilayah Palu, Sigi dan Donggala.
Donasi yang diberikan AMD berupa perangkat komputer, plus program pelatihan bagi para guru dan tenaga admin sekolah untuk mempercepat pemulihan bencana, khususnya di bidang pendidikan.
Di sisi lain, program donasi pertama yang dilakukan AMD di Indonesia ini merupakan bagian dari program #AMDCare dan dalam rangka 50 tahun berkiprah di dunia teknologi. Adapun sekolah yang menerima bantuan adalah SD Muhammadiyah 3 Palu, MIS Darul Iman, dan SD Al-Khairat Mamboro yang berlokasi di Palu.
Tiga sekolah lainnya yang berlokasi di Sigi adalah MIS Al-Khairat Biromaru, SD Al-Khairat Kota Pulu, dan MIS Al-Khairat Bangga dan satu sekolah di Donggala yaitu SDN 1 Tanantovea. Total, anak didik yang dilayani di tujuh sekolah tersebut mencapai hampir 1.000 anak.
AMD berkolaborasi bersama Wahana Visi Indonesia, organisasi kemanusiaan yang berfokus membantu anak-anak dan turut melakukan respon tanggap di Sulawesi Tengah.
AMD juga memberikan perangkat komputer bagi Disaster Recovery Center dibawah naungan Wahana Visi Indonesia untuk meningkatkan pelayanan tim kepada masyarakat yang terkena bencana.
“Kami ingin memberikan kontribusi yang dapat membantu sekolah sebagai pihak penyelenggara pendidikan di sini agar dapat meningkatkan produktifitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi para anak didik,” Kata Ryan Sim, Director, Sales and Marketing –AMD ASEAN dalam siaran persnya, Selasa (21/5/2019).
Sebagai informasi, bencana gempa bumi dan Tsunami yang menimpa wilayah Sulawesi Tengah bulan September 2018 lalu telah memakan korban 2,5juta jiwa. Sebanyak 839 desa terkena imbas dan sekitar 2,700 gedung sekolah rusak.
Baca Juga: AMD Akan Ciptakan Superkomputer Tercepat di Dunia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation