Suara.com - Perkembangan industri konten digital terutama di kawasan Asia mendorong perusahaan bernama RightsLedger hadir di beberapa negara Asia termasuk Indonesia.
Saat ini, RightsLedger tengah menyiapkan tiga buah platform yakni Milio (sosial media), milSTAGE (streaming platform), dan milDEALS (market place).
"Ketiga aps ini akan berkaitan dengan digital conten. Meskipun memiliki fungsi yang hampir sama tapi yang diperjual belikan adalah digital konten," ujar Rio K Liau, Country Director RightsLedger Global Indonesia, di Jakarta.
Rio menjelaskan, RedsLedger akan menyediakan platform, konten kreatornya adalah pengguna itu sendiri. Tapi kami tidak ikut memiliki konten tersebut. Dengan begitu, konten kreator berhak mengatur semuanya. Contoh Uber dan Grab, dia bikin aplikasi tapi tidak memiliki mobilnya. Tapi kita ikut mendapat penghasilan ketika pemilik mencari uang.
"Kami melihat industri platform kedepannya akan bersifat sharing. Dan kami akan masuk ke area ini," kata Rio.
Selain itu, hal yang membedakan RightsLeger dari platform lainnya adalah penerapan teknologi blockchain pada konten digital yang diunggah pengguna di platformnya.
Data yang sudah terekam dalam jaringan blockchain sangat sulit diubah maupun dimodifikasi. Penerapan blockchain akan membantu pengguna memproteksi kontennya serta sebagai bukti atas kepemilikan konten tersebut jika ada pengguna lain yang menduplikasi kontennya.
"Pembuktian kepemilikan sebuah konten menjadi penting karena saat ini konten adalah sebuah properti yang memiliki potensi nilai ekonomi tinggi," tutup Rio.
Baca Juga: Indonesia Rentan 'Dijajah' Pengembang Konten Digital Luar Negeri
Berita Terkait
-
Hiip Asia Perluas Pangsa Pasarnya di Indonesia
-
Kantongi Dana 25 Juta Dolar AS, CXA Group Siap Berekspansi di Asia-Pasifik
-
Milenial Punya Usaha Kecil-Kecilan, Platform Digital Ini Bisa Membantu
-
Platform Ini Bisa Jadi Solusi Pengembangan Aplikasi Korporasi
-
Google Klaim Berhasil Turunkan Angka Pembajakan
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya