Suara.com - Seorang lelaki asal Indonesia dengan akun @baswisnuaji mengaku bahwa belum lama ini fotonya diklaim Shanghai melalui akun @shanghai.explore di Instagram. Menariknya, klaim foto tersebut menyimpan fakta sebenarnya yang bikin melongo.
Lelaki dengan akun @baswisnuaji ini mengunggah fotonya tersebut di akun Instagram pribadinya sambil menandai lokasi unggahan tersebut yang berada di Shanghai.
Entah ingin mempromosikan wisata di negaranya atau apa, foto lelaki ini lalu diunggah oleh akun @shanghai.explore. Dalam caption-nya, akun ini mempromosikan wisata Shanghai.
"Hari yang damai di Shanghai.." tulis caption dalam unggahan @shanghai.explore.
Foto terlihat @baswisnuaji sedang berpotret dengan sebuah sepeda sambil tersenyum manis di depan sebuah gapura yang desainnya begitu menunjukan suasana Shanghai.
Namun, lokasi sebenarnya dari foto ini cukup mengejutkan. Lelaki dengan akun @baswisnuaji ini rupanya berfoto di Kampung Ketandan yang berada di Yogyakarta.
Desain jalan kecil di tengah Malioboro ini memang hampir serupa dengan kota Shanghai. Wajar jika akun promosi wisata Shanghai mengira jika foto ini diambil di salah satu sudut Shanghai.
Menjadi viral di Instagram, unggahan ini lalu mendapat berbagai komentar dari warganet Indonesia yang dibuat heran karena foto asli Indonesia ini diklaim Shanghai.
"NENEKMU SHANGHAI. Itu di indonesia, belum kau rasa nyinyiran netijen +62 kau yah, jan macam2 kau, ku retak kan empedu mu!" komentar akun @0cang.
Baca Juga: Viral! UPN Jakarta Syaratkan Mahasiswa Miliki 10 Ribu Subscriber YouTube
"So, shangai have 'discount Lebaran 80 persen'?" tulis @gabriella.alma salah fokus dengan poster diskon di foto tersebut.
"Alhamdulillah aku sering ke Shanghai.." tulis pemilik akun @fnxxdy.
"Alhamdullilah ramayana go internasional ya.." ungkap akun @mahaputravito salah fokus dengan department store di daerah tersebut.
Tidak diketahui dengan pasti apakah unggahan akun wisata Shanghai ini sudah sadar dengan kesalahan yang dibuatnya ini apa belum.
Namun, banyak yang menduga jika hal ini terjadi karena si pemilik foto, @baswisnuaji sengaja memasukan lokasi Shanghai dalam unggahannya.
Unggahan foto yang diklaim Shanghai ini sudah mendapat lebih dari 8.500 likes.
Berita Terkait
-
Curi Perhatian, Hal Kecil di Baju Koko Ini Bikin Warganet Gagal Fokus
-
Punya Wajah Mirip Chef Juna, Driver Ojol Ini Bikin Heboh Warganet
-
Sobat Misqueen Berteriak, Smartphone Seharga Rp 14 Juta Jadi Standar Motor
-
5 Gaya Liburan Ming Xi, Model Victoria's Secret yang Dilamar Anak Raja Judi
-
Viral, Pesawat Telat Terbang Gara-gara Tunggu Anak Penumpang Belanja
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia