Suara.com - Huawei sempat dikabarkan mengembangkan sistem operasi baru. Namun ternyata tidak secepat itu, perusahaan asal China ini berpaling dari Android. Tiga ponsel baru Huawei yang telah diluncurkan masih memakai Android.
Di tengah tekanan pemerintah Amerika Serikat (AS), Huawei meluncurkan tiga ponsel baru. Ketiganya antara lain Huawei Nova 5, Nova 5 Pro, dan Nova 5i.
Ponsel baru Huawei ini baru saja dikenalkan di China pada Jumat (21/6/2019). Ketiganya hadir sebagai generasi terbaru dari seri Nova.
Pasti penasaran seperti apa ponsel baru Huawei yang diluncurkan saat perusahaan asal China ini sedang jadi sorotan.
Diawali dengan ponsel Huawei Nova 5 Pro yang mengandalkan panel OLED 6,3 inci beresolusi Full HD+ dengan ponit atau notch waterdrop.
Baca Juga : Tiba-tiba, Laptop Huawei Kembali ke Microsoft Store
Ponsel Huawei Nova 5 Pro ini dilengkapi kamera selfie 32 MP. Di bagian belakang ada konfigurasi empat kamera, 48 MP + 16 MP + 2 MP depth sensor + 2 MP Macro Camera.
Huawei Nova 5 Pro ditenagai chipset flagship Kirin 980 dipadukan dengan RAM 8 GB. Didukung baterai 4.000 mAh dengan SuperCharger 40 watt dan in-display fingerprint sensor.
Di China, Huawei Nova 5 Pro versi RAM 8 GB + 128 GB dihargai 2.999 yuan atau sekitar Rp 6,1 juta. Sedangkan versi RAM 8 GB + 256 GB dihargai 3.399 yuan atau sekitar Rp 6,9 juta.
Baca Juga: Erafone Beri Garansi Uang Kembali untuk Pembeli Ponsel Huawei di Indonesia
ponsel baru berikutnya adalah Huawei Nova 5 yang mengandalkan chipset baru, Kirin 810. ponsel ini menjadi yang pertama memakai Kirin 810.
Chipset baru ini ditenagai 2x Cortex-A76 2,76 GHz + 6x Cortex-A55 1,88 GHz. Juga didukung dengan GPU Mali-G52 MP6 untuk grafis.
Selebihnya, Huawei Nova 5 ini memiliki spesifikasi yang sama dengan Huawei Nova 5 Pro. Dari sisi layar, baterai, hingga kamera juga sama.
Di China, Huawei Nova 5 versi RAM 8 + 128 GB dihargai 2.999 yuan atau sekitar Rp 6,1 juta. Tidak tersedia varian memori lainnya, hanya ini saja.
ponsel baru berikutnya adalah Huawei Nova 5i yang hadir sebagai varian terendah. ponsel ini mengandalkan chipset Kirin 710.
Sebagai varian terendah, Huawei Nova 5i tidak dilengkapi dengan in-display fingerprint. Melainkan memakai sensor sidik jari di bagian belakang bodynya.
Berita Terkait
-
Oppo F31 Pro dan F31 Pro Plus Meluncur, Andalkan Baterai Jumbo 7.000 mAh, Segini Harganya
-
Honor 400 Pro: Kamera 200MP Siap Guncang Pasar, Bocoran Spesifikasi Lengkap Terungkap
-
Redmi 14C Resmi Dirilis ke Global: Layar Luas 6.88" dan Baterai 5160mAh, Harga Terjangkau!
-
Besok Dirilis, Bocoran Spesifikasi Penting dan Harga Vivo Y58 5G Beredar
-
Sikap Cinta Kuya Saat Diminta Ganti Ponsel Baru Oleh Uya Kuya Tuai Pujian, Warganet: Orang Kaya Tapi Irit
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang