Suara.com - Perubahan iklim merupakan kondisi nyata yang sedang dihadapi saat ini. Menurut laporan terbaru dari PBB, bencana akibat perubahan iklim telah terjadi setidaknya seminggu sekali. Hal ini menjadi peringatan keras bagi para ilmuwan dan masyarakat global agar tanggap dengan perubahan iklim yang terjadi.
Pada 2018, IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change), sebuah lembaga penelitian resmi di bawah PBB, menggambarkan konsekuensi bencana yang memungkinkan suhu rata-rata global melebihi 1,5 derajat Celcius.
Melalui data itu, para ilmuwan menyusun potensi dan prediksi masa depan sebagai dampak dari perubahan iklim. Hasil dari penelitian itu telah diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE pada 10 Juli 2019.
Para ilmuwan pun menyusun peta interaktif perubahan iklim yang menggambarkan keadaan ratusan kota di seluruh dunia pada 2050. Penelitian itu sendiri disusun oleh ilmuwan di Crowther Lab, ETH Zurich University, Swiss.
Dilansir dari IFL Science, para ilmuwan menggunakan skenario "optimistik" untuk menggambarkan 520 kota dengan mitra iklim 2019 beserta prediksi iklim pada 2050.
Menurut penelitian tadi, sebanyak 77 persen kota yang diteliti akan mengalami perubahan iklim yang cukup signifikan. Transformasi dramatis dialami kota-kota lintang utara Eropa dengan kenaikan rata-rata suhu di musim panas dan musim dingin masing-masing sebesar 3,5 dan 4,7 derajat Celcius.
Sementara itu, sebanyak 22 persen kota yang diteliti diperkirakan akan mempunyai kondisi iklim yang tidak dialami oleh kota besar mana pun di Bumi. Sebagian besar kota yang masuk ke dalam 22 persen ini akan mengalami kondisi iklim baru, salah satunya adalah Jakarta, Indonesia.
"Itu adalah kondisi lingkungan yang tidak dialami daerah mana pun di planet saat ini. Juga berarti akan ada tantangan politik baru, tantangan infrastruktur baru, yang belum pernah kita hadapi sebelumnya," ucap Tom Crowther, pendiri Crowther Lab kepada The Guardian.
Jika dilihat dalam peta interaktif, Jakarta diprediksi akan mengalami kenaikan suhu sebesar 3,1 derajat Celcius pada 2050.
Baca Juga: Jajal MRT Jakarta, Prabowo: Rasanya Seperti di Luar Negeri
Hitekno.com/Rezza Dwi Rachmanta
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
24 Kode Redeem FF 14 April 2026, Siap-siap Mystery Shop Kolab Gintama Segera Rilis di Server Indo
-
Strategi PB ESI Siapkan Timnas Indonesia untuk Ajang Global ENC 2026
-
Bocoran Harga Redmi K90 Max, HP Gaming dengan Dimensity 9500 dan RAM 16 GB
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Bocor, Usung Layar OLED 185Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
IGRS Kembali Trending, Spoiler Penting Game James Bond 007 First Light Bocor
-
Oppo F33 Pro 5G Muncul di Google Play Console, Bawa RAM 8GB dan Baterai 7000mAh Jelang Rilis
-
5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
-
Andalkan Data Biometrik untuk Tingkatkan Performa, Garmin Ubah Cara Atlet Hybrid Race