Suara.com - Sebagian besar smartphone masa kini telah dilengkapi dengan fitur accelerometer bawaan. Fitur tersebut merupakan sensor yang digunakan oleh sistem dalam mendeteksi orientasi smartphone berdasarkan gerakan ke segala arah atau dengan menggoyangkan yang memungkinkan fitur untuk bertindak.
Accelerometer juga dapat digunakan dalam game untuk mendeteksi sebrapa cepat pengguna mengemudi atau berapa banyak langkah yang diambil dan sebagainya. Namun, rupanya fitur tersebut juga bisa digunakan untuk menentukan ciri kepribadian tertentu.
Dilansir dari Ubergizmo, menurut penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Institut Teknologi Royal Melbourne (RMIT) mengungkapkan bahwa sensor tersebut sebenarnya dapat digunakan untuk memprediksi lima ciri kepribadian utama.
Hal ini didasarkan pada data seperti seberapa jauh pengguna berjalan atau seberapa sering pengguna mengangkat ponsel di malam hari dan sebagainya. Selain itu, disebutkan bahwa orang yang menyenangkan cenderung memiliki pola aktivitas yang lebih acak dan cenderung lebih sibuk di akhir pekan dan malam hari kerja.
Para peneliti juga menemukan bahwa perempuan yang diklasifikasikan sensitif memeriksa smartphone mereka secara teratur hingga malam hari. Sementara itu, lelaki yang juga diklasifikasikan sebagai sensitif melakukan sebaliknya.
Menurut para peneliti, mereka percaya bahwa data ini dapat digunakan untuk tujuan media sosial, seperti rekomendasi teman, tanggal pertandingan, atau bahkan iklan yang ditargetkan.
Meski begitu, penelitian menggunakan accelerometer ini tidak sepenuhnya akurat karena sampel yang digunakan hanya berjumlah 52 peserta.
Berita Terkait
-
Perempuan Wajib Tahu! Smartphone Bisa Picu Masalah Kecantikan
-
Widih, Xiaomi Daftarkan Paten Ponsel dengan Empat Kamera
-
Hati-Hati! Peretas Kini Bisa Tahu Password dari Mendengar Pengguna Mengetik
-
Adu Spesifikasi Kamera realme X vs Vivo V15
-
Belum Hadir di Indonesia, 3 Smartphone Ini Rawan Terlibat Masalah IMEI
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam