Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI menjanjikan revisi Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Penyiaran rampung sebelum 2019 berakhir, sebab belum rampungnya revisi UU ini membuat pemerintah mengalami kendala dalam menerapkan digitalisasi penyiaran.
"Kita usahakan rampung sebelum akhir tahun ini (2019). Memang ada satu pasal yang masih alot yakni soal durasi siaran saja," ujar anggota Komisi I DPR RI, Roy Suryo di Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (2/9/2019).
Keyakinannya itu, kata legislator Partai Demokrat ini, setelah dilakukan analisis pasal per pasal dari revisi UU tersebut ternyata disimpulkan, hanya satu pasal yang masih menjadi masalah, yakni soal durasi siaran.
Mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga ini menyatakan, saat ini Komisi I masih menunggu Badan Legislasi memasukkannya dalam agenda pembahasan selanjutnya.
"Tunggu Badan Legislasi saja untuk diagendakan lagi pembahasannya," tambah dia.
Sebenarnya, kata Roy, revisi UU Penyiaran ini sudah rampung sejak 2018 lalu. Cuma, ada satu pasal krusial yang dibahas alot karena terkait televisi milik pemerintah yakni TVRI.
Sebelumnya, Menteri Kominfo, Rudiantara menyebutkan, penerapan digitalisasi penyiaran yang belum dilaksanakan pemerintah disebabkan UU Penyiaran sedang direvisi DPR RI.
Inisiatif revisi UU tersebut oleh DPR RI sejak awal periode kepemimpinannya, kata Rudiantara. Tetapi sampai jabatannya akan berakhir belum juga rampung.
Baca Juga: Kebut Penuntasan RUU Penyiaran, DPR Segera Panggil Menkominfo
Berita Terkait
-
Siapkan Bukti Video, Roy Suryo Serang Balik Prosedur Polisi Lewat 3 Poin Praperadilan
-
Naik Pitam! Roy Suryo Semprot Pendukung Jokowi yang Mau Intervensi Sidang Praperadilan
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Roy Suryo Telat Masuk Ruang Sidang: Tadi Saya Harus Wajib Lapor Dulu di Kejaksaan Jaksel
-
Gugat Polisi dan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan
-
3 Fitur HP Lipat untuk Kebutuhan Multitasking dan Produktivitas Profesional Muda
-
Galaxy Buds4 Pro Andalkan AI dan Sensor Fusion, Samsung Ungkap Rahasia Panggilan Tetap Jernih
-
Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?
-
HP Layar Gulung Samsung Makin Dekat, Galaxy Z Slide Disebut Meluncur 2028 Berukuran 10 Inci?
-
6 HP Vivo RAM 8 GB dengan Baterai 6.000 mAh, Awet Seharian untuk Gaming hingga Kerja