Suara.com - Google mengatakan bahwa pihaknya bekerja keras memperbaiki kesalahan besar yang memungkinkan peretas membajak Kalender Google seseorang melalui undangan email yang tidak diinginkan.
Masalah keamanan ini memungkinkan penjahat siber mengambil keuntungan dari pengaturan default yang secara otomatis menambahkan undangan ke Kalender seseorang ketika mereka dikirim melalui email.
Undangan yang tidak diminta kemudian muncul sebagai pemberitahuan melalui aplikasi Kalender Google. Jika diklik, dapat mengarahkan pengguna ke halaman yang terlihat resmi meminta informasi pribadi dan finansial.
“Kami menyadari adanya spam yang terjadi di Kalender dan bekerja dengan rajin untuk menyelesaikan masalah ini. "Kami akan memosting pembaruan ke utas ini saat tersedia ... Terima kasih atas kesabaran Anda,” Google menulis dalam pembaruan ke halaman Bantuan Kalendernya.
Google menyertakan perincian tentang apa yang harus dilakukan seseorang jika mereka melihat undangan atau acara yang mencurigakan di kotak masuk mereka.
Perusahaan raksasa mesin pencari itu menyarankan penerima untuk melaporkan acara tersebut sebagai spam, yang akan menghapus semua acara dari penyelenggara dari kalender orang tersebut.
Sekitar 1,5 miliar orang di 143 negara menggunakan aplikasi Gmail dan Calender Google, yang disediakan bagi siapa saja yang mendaftar untuk akun Google.
Penipuan undangan palsu pertama kali ditemukan oleh peneliti keamanan pada 2017 tetapi Google baru sekarang menangani masalah ini.
Black Hills Information Security menerbitkan rincian eksploit tersebut dalam posting blog terperinci dua tahun lalu, menggambarkan bagaimana kontrol keamanan yang dirancang untuk mencegah serangan semacam itu dapat dengan mudah dilewati.
Baca Juga: Kini Google Assistant Terkoneksi dengan Video dan Panggilan WhatsApp Lho
Perusahaan keamanan siber menemukan bahwa tidak perlu mengirim email untuk membuat acara di kalender orang lain.
Saat membuat acara di Kalender Google, dimungkinkan untuk memilih "Jangan Kirim" saat diminta mengirim undangan ke tamu acara.
Para peneliti mencatat bahwa ini adalah fitur yang sangat berguna bagi peretas, karena para pengguna sudah bosan menerima spam dan tautan jahat dalam email. Menerima pemberitahuan resmi melalui Kalender Google cenderung memicu kecurigaan, kata mereka.
“Mungkin elemen yang paling menarik dari kalender adalah ia dapat menciptakan rasa urgensi hanya dengan memberi tahu pengguna tentang sesuatu. Mungkin pengguna benar-benar 'lupa' mereka memiliki jadwal pertemuan," tulis blog itu seperti dilansir dari Independent.
Tautan dalam acara atau notifikasi kemudian akan membawa korban ke halaman autentikasi Google palsu yang menangkap kredensial mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
-
Harga Murah, Vivo TWS 5e Hadir dengan Baterai Tahan 55 Jam dan Fitur ANC
-
Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 dan REDMI Headphone Neo, Cek Harga dan Spesifikasi Lengkapnya
-
3 Tablet Acer Iconia Duo Debut di Computex 2026, Usung Layar OLED hingga 14,2 Inci
-
3 HP Rp2 Jutaan dengan Kamera Juara, Hasil Foto dan Video Bagus Anti Pecah