Suara.com - Pada 2013, Samsung kedapatan menggembungkan skor CPU dan GPU Galaxy S4 dalam aplikasi pembandingan. Hal ini menghasilkan metrik kinerja yang lebih tinggi daripada yang sebenarnya.
Kini buat Anda yang memiliki Samsung Galaxy S4, pabrikan asal Korea Selatan itu akan memberikan kompensasi kira-kira sebesar 10 dolar AS atau kisaran Rp 141.845.
Keputusan ini keluar, setelah Samsung menyelesaikan gugatan class action sebesar 13,4 juta dolar AS. Pembayaran itu terurai menjadi 2,8 juta dolar AS untuk biaya penyelesaian dan 10,6 juta dolar AS sebagai ganti rugi.
Pembayaran 2,8 juta itu untuk memberikan kompensasi sekitar 10 dolar AS per pemilik Samsung Galaxy S4.
Di atas semua itu, Samsung juga harus menahan diri dari memanipulasi kode benchmarking di smartphone-nya selama tiga tahun. Setelah itu, perusahaan bebas menggunakan kode lagi, tetapi ini jelas dapat membuka pintu bagi tuntutan hukum di masa depan.
Sebagaimana dikutip dari laman Register oleh Android Authority bahwa pemilik Samsung Galaxy S4 akan segera menerima email yang menjelaskan cara mendaftar untuk menerima 10 dolar AS. Sayang, kerangka waktu tidak disebutkan.
Kecurangan pada tolok ukur smartphone selalu ada. Namun, Samsung telah melakukannya sejak awal aplikasi benchmark smartphone, dan mereka terus melakukannya hingga hari ini.
Hal yang perli diingat, jangan membuat keputusan pembelian smartphone Anda berdasarkan skor benchmark!
Berita Terkait
-
7 Ponsel Murah dengan Performa Tinggi
-
ZTE Axon 10 Pro 5G Kalahkan Xiaomi Mi 9 di AnTuTu, Ini Rahasianya
-
Xiaomi Mi 9 Tak Tersaingi, Ini 10 Ponsel Paling Kencang Maret 2019
-
Siap Rebut Posisi Raja AnTuTu, Nubia Red Magic 3 Segera Rilis
-
Ngebut Banget, Ini Bocoran Skor AnTuTu Benchmark Xiaomi Black Shark 2
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Prediksi Gaya Mengemudi Baru di GTA 6, Ada Sistem Bantuan Khusus
-
LG OLED evo AI 2026 Meluncur, TV Terbaru Lebih Personal dan Bisa Terlindung dari Incaran Hacker
-
Pertamax Naik Rp16.250, Dirut Pertamina Ngaku Tetap Pertimbangkan Daya Beli Masyarakat!
-
Spesifikasi Huawei MatePad Mini Terungkap, Bawa Layar OLED PaperMatte dan Baterai 6.400 mAh
-
Cara Bikin Scrapbook Digital Estetik di Galaxy A57 5G, Cukup Pakai Multi Window dan Drag & Drop
-
Terpopuler: 4 HP AMOLED RAM Besar Harga Pelajar, HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik
-
43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Juni 2026: Trik Rahasia Dapat Ronaldinho 120 OVR
-
48 Kode Redeem FF Terbaru 11 Juni 2026: Siap-siap Bocoran Elite Pass Golden
-
Mobil Klasik Jadi Hadiah di Event Forza Horizon 6, Ada Tips Khususnya
-
6 HP 3 Jutaan Terbaik 2026 Gaming: Chip Kencang, Ada Pilihan David GadgetIn