Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat, mencatat terdapat 10 wilayah di DKI Jakarta yang mengalami kemarau ekstrem atau lebih dari 100 hari tanpa hujan (HTH).
Kasubid Analisis Informasi Iklim BMKG Pusat, Adi Ripaldi, saat dihubungi Antara, Jumat, mengatakan 10 kecamatan itu tersebar di lima kota administrasi DKI Jakarta.
"Untuk wilayah DKI Jakarta, yang sudah masuk kategori ekstrem atau lebih dari 60 hari tanpa hujan ada di kecamatan seperti Istana, Angke, Kebangan Utara, Cideng, Pulogadung, Kamayoran, Rawa Badak," kata Adi.
Ia mengatakan wilayah-wilayah tersebut mengalami hari tanpa hujan lebih dari 100 hari. Wilayah paling tinggi HTH yakni Rawa Badak di Jakarta utara yakni 136 hari tanpa hujan.
Lalu di Sunter Kodama yakni 114 HTH, Stamar Tanjung Priok juga 114 HTH. Selanjutnya di Jakarta Timur hanya satu wilayah yakni Pulodagung 114 HTH. Di Jakarta Selatan juga terjadi di satu wilayah yakni Setia Budi Timur 114 HTH.
Berikutnya di Jakarta Barat ada Kembangan Utara sudah 113 HTH. Daerah terbanyak ada di wilayah Jakarta Pusat seperti Angke Hulu 107 HTH, Istana 113 HTH, Karet P 107 HTH dan Slamet Kemayoran 114 HTH.
Dua wilayah yakni Tomang Barat di Jakarta Barat sudah 87 hari tanpa hujan dan Pompa Cideng di Jakarta Pusat.
Adi mengatakan BMKG memiliki 6.000 alat penakar hujan yang tersebar di 60 titik di wilayah DKI Jakarta, berfungsi mengamati hujan untuk mengukur HTH setiap harinya di tiap kecamatan.
Ia menjelaskan, HTH 21-30 hari masuk kriteria HTH panjang, sedangkan HTH lebih dari 60 hari termasuk kategori ekstrem.
Baca Juga: BMKG: Kemarau Diperkirakan Berakhir Pertengahan November
Kondisi ini lanjut Adi, tidak seekstrem musim kemarau tahun 2015 yang juga memiliki HTH mencapai 100 hari. Pada tahun 2015 musim kemarau di pengaruhi oleh Elnino kuat, sedangkan tahun 2019 ada pengaruh Elnino lemah.
"Tapi kemarau 2019 lebih kering jika dibandingkan dengan kemarau 2018," kata Adi.
Adi menambahkan, BMKG telah mengeluarkan informasi peringatan dini adanya kemarau ekstrem berdasarkan jumlah hari tanpa hujan di sejumlah wilayah, termasuk wilayah-wilayah yang disebutkan tadi.
"Kami menyebutnya peringatan dini kekeringan meteorologis," katanya.
Ia mengatakan kekeringan meteorologi ini akan berdampak bagi wilayah yang mengandalkan sumber air dari air hujan, tidak berlaku untuk wilayah yang sumber air dipasok oleh perusahaan air minum.
Jika terjadi kemarau ekstrem di wilayah yang punya irigasi juga tidak menjadi persoalan, tetapi jika warga yang sehari-hari mengandalkan sumber air dari sumur tanah, ketersediaan airnya tergantung dari air hujan maka akan terdampak.
Berita Terkait
-
Apa Itu Awan Cumulonimbus? BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem pada 15-21 April 2026
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
-
BMKG: Jabodetabek Berpotensi Diterpa Hujan Kilat dan Angin Kencang Hingga Sore
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan
-
27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc