- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek pada Selasa, 7 April 2026, mulai pukul 13.15 WIB.
- Hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi melanda berbagai titik di Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, dan Tangerang.
- Kondisi cuaca buruk diperkirakan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB, sehingga masyarakat diimbau segera mencari tempat perlindungan yang aman.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Jabodetabek pada Selasa (7/4/2026).
Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi menjelang tengah hari.
Prakirawan BMKG memprediksi cuaca buruk akan mulai menyelimuti sejumlah titik sejak pukul 13:15 WIB.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," tulis sang prakirawan dalam keterangan di laman resmi lembaga.
Beberapa titik spesifik di Jakarta yang terdampak awal meliputi kawasan Pasar Minggu, Pancoran, Jagakarsa, Kramatjati, hingga Duren Sawit.
Sementara itu, wilayah Kabupaten Bogor seperti Cisarua dan Ciawi, serta area Bekasi Barat dan Tangerang juga masuk dalam daftar zona merah awal.
Selain wilayah-wilayah tersebut, BMKG memberikan catatan bahwa sebaran hujan kemungkinan besar akan meluas ke area lain secara masif.
Cakupan wilayah yang meluas ini diprediksi akan mencapai Tanah Abang di Jakarta Pusat, Kebon Jeruk di Jakarta Barat, hingga seluruh wilayah di Kota Depok.
Peringatan ini juga mencakup wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya yang diperkirakan akan mengalami kondisi serupa.
Baca Juga: BMKG Klarifikasi Peringatan Dini Tsunami Maluku Utara untuk Keamanan Masyarakat
Terkait durasi fenomena alam ini, otoritas terkait memberikan perkiraan batas waktu berakhirnya intensitas hujan tersebut.
"Kondisi ini masih dapat berlangsung hingga pukul 15:00 WIB," ucap prakirawan BMKG.
Masyarakat yang sedang berada di luar ruangan atau dalam perjalanan diimbau untuk segera mencari tempat berlindung yang aman, guna menghindari potensi risiko petir dan pohon tumbang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat
-
Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!
-
E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo
-
3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!
-
Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?
-
Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI
-
Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa
-
Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer